Kapal Pesiar Jadi Maut di Atlantik! Virus Langka Diduga Tewaskan 3 Penumpang Sekaligus

04 Mei 2026 14:05
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Kapal pesiar MV Hondius.

Sahabat.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia perjalanan laut internasional setelah sebuah kapal pesiar mewah di Samudra Atlantik dilaporkan mengalami insiden kesehatan serius yang berujung pada kematian tiga penumpang. Kapal MV Hondius yang tengah melakukan perjalanan panjang dari Argentina menuju Kepulauan Canary kini menjadi sorotan dunia akibat dugaan penyebaran virus langka.

Berdasarkan laporan kesehatan, setidaknya terdapat beberapa kasus dugaan infeksi hantavirus di dalam kapal tersebut. Virus ini dikenal sebagai penyakit langka yang bisa berkembang menjadi hantavirus pulmonary syndrome, yaitu kondisi serius yang menyerang paru-paru dan dapat berakibat fatal.

Gejala awal infeksi ini sering kali terlihat seperti flu biasa, seperti demam, nyeri otot, kelelahan, hingga sakit kepala. Namun dalam beberapa kasus, kondisi bisa memburuk dengan cepat hingga menyebabkan sesak napas dan gangguan pernapasan berat. “Gejala awalnya sering tidak disadari karena mirip flu ringan,” demikian penjelasan dari otoritas kesehatan terkait penyebaran virus ini.

Kapal MV Hondius diketahui sedang dalam perjalanan wisata internasional yang melewati beberapa lokasi eksotis sebelum akhirnya dihentikan di Cape Verde untuk pemeriksaan menyeluruh. Otoritas kesehatan setempat menyebut langkah disinfeksi dan evaluasi lingkungan kapal sedang dilakukan untuk memastikan keamanan penumpang dan kru.

Tragedi ini menjadi semakin memilukan setelah seorang penumpang berusia 70 tahun dilaporkan meninggal akibat komplikasi virus tersebut. Tak lama kemudian, istrinya yang awalnya berusaha memulangkan jenazah ke negara asal juga ikut jatuh sakit dan meninggal dunia.

Foster Mohale, juru bicara Departemen Kesehatan Afrika Selatan, menyampaikan bahwa sejumlah penumpang telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan karena mengalami infeksi pernapasan akut yang belum terdiagnosis secara pasti. Kondisi ini menambah kekhawatiran akan potensi penyebaran penyakit di kapal tertutup seperti kapal pesiar.

Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) menjelaskan bahwa hantavirus biasanya ditularkan melalui partikel dari kotoran tikus yang terhirup manusia. Kondisi ini membuatnya sulit terdeteksi sejak awal, namun dapat berkembang menjadi penyakit serius dalam beberapa hari.

Kasus ini juga mengingatkan publik pada insiden serupa yang pernah terjadi sebelumnya, di mana infeksi hantavirus juga dikaitkan dengan beberapa kasus kematian di daratan Amerika Serikat.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber infeksi serta mencegah penyebaran lebih luas di kapal maupun wilayah pelabuhan yang disinggahi.

0 Komentar

Berita Terkait

11 Hotel Tertua di Dunia

  • 3 minggu lalu
  • 0
  • 0
Leave a comment