Wajib Tahu! 5 Aturan Baru Perjalanan 2026 yang Bisa Bikin Liburan Gagal Berangkat

16 April 2026 14:22
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi traveler di bandara dengan dokumen perjalanan digital dan paspor sebelum keberangkatan internasional.

Sahabat.com - Liburan ke luar negeri di tahun 2026 masih menawarkan impian perjalanan yang praktis, tapi di balik itu, aturan administrasi justru semakin kompleks. Kini, traveler tidak cukup hanya mengandalkan paspor. Berbagai persyaratan baru seperti izin masuk digital, sistem biometrik, hingga formulir kedatangan online menjadi bagian penting sebelum keberangkatan.

Banyak pelancong masih menganggap aturan perjalanan sama seperti sebelumnya. Padahal, perubahan kebijakan bisa terjadi kapan saja dan sering kali luput dari perhatian. Akibatnya, masalah bisa muncul saat check-in, boarding, bahkan di imigrasi. Tren global menunjukkan bahwa tanggung jawab kini lebih besar ada di tangan traveler sebelum tiba di negara tujuan.

Salah satu perubahan signifikan datang dari Inggris. Pemerintah setempat kini mewajibkan Electronic Travel Authorization (ETA) bagi pengunjung bebas visa. Setiap traveler, termasuk anak-anak, harus memiliki izin ini sebelum berangkat. Biayanya sekitar £20 dan berlaku hingga dua tahun. Pemerintah Inggris menyatakan, “Sebagian besar permohonan diproses dengan cepat, namun disarankan mengajukan setidaknya tiga hari kerja sebelum keberangkatan.”

Di Eropa, sistem Entry/Exit System (EES) resmi menggantikan cap paspor dengan pelacakan biometrik sejak April 2026. Data seperti sidik jari dan wajah kini direkam secara digital. Artinya, proses imigrasi tidak lagi sesederhana sebelumnya dan traveler harus siap dengan prosedur baru.

Sementara itu, ETIAS memang belum berlaku, namun diperkirakan mulai akhir 2026. Sistem ini akan menjadi izin perjalanan tambahan bagi negara bebas visa ke Eropa. Meski bukan visa, tetap menjadi syarat wajib sebelum keberangkatan.

Thailand juga memperkenalkan Digital Arrival Card yang harus diisi online maksimal tiga hari sebelum tiba. Ini menegaskan tren global bahwa proses yang dulu dilakukan di bandara kini beralih ke digital sebelum perjalanan.

Tak kalah penting, Brasil kembali memberlakukan visa bagi warga AS, Kanada, dan Australia sejak 2025. Perubahan ini sering terlewat karena sebelumnya aturan lebih longgar.

Kesimpulannya, perjalanan internasional kini menuntut persiapan lebih matang. Paspor saja tidak cukup—memastikan semua dokumen digital dan aturan terbaru adalah kunci agar perjalanan tetap lancar.

0 Komentar

Berita Terkait

11 Hotel Tertua di Dunia

  • 1 minggu lalu
  • 0
  • 0
Leave a comment