Sahabat.com - Makanan yang cepat basi tidak hanya membuat cita rasa berubah, tetapi juga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan jika dikonsumsi dalam kondisi tidak aman. Karena itu, proses pengolahan dan cara menyimpan makanan perlu diperhatikan agar kualitasnya tetap terjaga dan tidak mudah rusak.
Ada sejumlah kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu makanan bertahan lebih lama, mulai dari memastikan masakan matang sempurna hingga menyimpannya pada suhu yang tepat.
Berikut tujuh tips agar makanan tidak mudah basi dan tetap aman dikonsumsi.
1. Masak Makanan hingga Matang Sempurna
Pastikan bahan makanan, terutama ayam, daging, ikan, dan telur, dimasak hingga mencapai tingkat kematangan yang aman. Proses memasak yang tepat membantu membunuh bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit.
Selain itu, gunakan peralatan memasak yang bersih dan hindari mencampur bahan mentah dengan makanan matang untuk mencegah kontaminasi silang.
2. Jangan Biarkan Makanan Terlalu Lama di Suhu Ruang
Salah satu penyebab makanan cepat basi adalah penyimpanan terlalu lama pada suhu ruang. Bakteri dapat berkembang biak dengan cepat, terutama pada makanan matang yang mengandung banyak air dan protein.
Makanan matang sebaiknya tidak dibiarkan pada suhu ruang lebih dari dua jam. Jika suhu lingkungan melebihi 32 derajat Celsius, batas waktunya menjadi satu jam.
Segera simpan makanan yang tidak langsung dikonsumsi ke dalam kulkas agar lebih aman.
3. Dinginkan Makanan Sebelum Disimpan dengan Cara yang Tepat
Makanan yang baru matang sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke wadah tertutup rapat ketika masih mengepul. Namun, bukan berarti makanan harus dibiarkan lama di luar hingga benar-benar dingin.
Untuk menjaga keamanan makanan, bagi masakan dalam porsi kecil dan gunakan wadah dangkal agar panas lebih cepat keluar. Setelah itu, segera masukkan ke kulkas dalam batas waktu aman.
Cara ini membantu mempercepat proses pendinginan sekaligus mengurangi risiko pertumbuhan bakteri.
4. Atur Suhu Kulkas dengan Benar
Kulkas perlu diatur pada suhu 4 derajat Celsius atau lebih rendah untuk membantu memperlambat pertumbuhan bakteri. Sementara itu, freezer sebaiknya berada pada suhu minus 18 derajat Celsius atau lebih rendah.
Makanan matang yang disimpan dengan benar di kulkas umumnya dapat bertahan sekitar tiga hingga empat hari. Meski demikian, daya tahan setiap jenis makanan dapat berbeda, tergantung bahan, proses pengolahan, dan kondisi penyimpanannya.
Jangan memenuhi kulkas secara berlebihan karena sirkulasi udara dingin yang terhambat dapat membuat pendinginan kurang merata.
5. Perhatikan Kadar Air dan Minyak pada Makanan
Makanan dengan kadar air tinggi, terutama masakan berkuah, cenderung lebih mudah mengalami penurunan kualitas jika disimpan pada kondisi yang tidak tepat. Untuk bekal, menu kering atau tumisan dapat menjadi pilihan praktis.
Setelah menggoreng, tiriskan minyak berlebih menggunakan alat yang bersih. Namun, perlu diingat bahwa makanan kering sekalipun tetap bisa basi jika dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang atau terkontaminasi.
Karena itu, pengaturan suhu dan kebersihan tetap menjadi faktor utama dalam menjaga makanan lebih tahan lama.
6. Panaskan Kembali Makanan Sisa Sebelum Dikonsumsi
Makanan sisa yang disimpan di kulkas perlu dipanaskan kembali hingga merata sebelum dikonsumsi. Untuk makanan berkuah, panaskan hingga mendidih, sedangkan makanan lainnya sebaiknya mencapai suhu internal sekitar 74 derajat Celsius.
Namun, memanaskan ulang bukan cara untuk menyelamatkan makanan yang sudah terlalu lama dibiarkan di suhu ruang atau telah rusak. Sebagian racun yang dihasilkan bakteri dapat tetap bertahan meskipun makanan dipanaskan.
Jika makanan menunjukkan perubahan warna, bau tidak biasa, tekstur berlendir, atau tanda kerusakan lainnya, sebaiknya jangan dikonsumsi. Makanan yang terlihat dan berbau normal pun belum tentu aman jika disimpan secara tidak tepat.
Sumber: ANTARA, Alodokter dan Kemenkes.
0 Komentar
Ingin Hidup Lebih Sehat? Kenali Manfaat Oatmeal untuk Tubuh
Rutin Makan Pisang, Ini 6 Manfaat Baiknya bagi Tubuh
Leave a comment