Jangan Anggap Sepele! Ini Kebiasaan Penumpang Pesawat yang Bisa Membahayakan Nyawa Saat Terbang

02 Juni 2026 14:27
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi penumpang pesawat saat berada di dalam kabin penerbangan. Sejumlah kebiasaan yang dianggap sepele ternyata dapat membahayakan keselamatan selama perjalanan udara.

Sahabat.com - Keselamatan penerbangan bukan hanya tanggung jawab pilot dan awak kabin. Penumpang juga memiliki peran besar dalam menjaga keamanan selama perjalanan udara. Meski data menunjukkan pesawat masih menjadi moda transportasi jarak jauh paling aman, sejumlah kebiasaan yang sering dilakukan penumpang ternyata dapat meningkatkan risiko kecelakaan maupun cedera.

Dalam sebuah diskusi yang diikuti para profesional industri penerbangan, terungkap berbagai perilaku yang dianggap berbahaya namun masih sering dilakukan. Salah satunya adalah mencoba mengambil sendiri ponsel yang terjatuh ke sela kursi. Seorang lulusan teknik dirgantara menjelaskan bahwa menggeser kursi saat ponsel tersangkut bisa merusak baterai lithium dan berpotensi memicu kebakaran di dalam kabin.

Pramugari juga mengingatkan pentingnya selalu menutup kompartemen bagasi atas setelah mengambil barang. Saat turbulensi terjadi, koper atau tas yang tidak tersimpan dengan aman bisa jatuh dan melukai penumpang lain.

Selain itu, banyak penumpang melepas sabuk pengaman begitu lampu indikator dimatikan. Padahal turbulensi mendadak sering terjadi tanpa peringatan. “Saya pernah melihat penumpang terlempar dari kursinya hingga mengalami cedera serius karena tidak mengenakan sabuk pengaman,” ungkap salah satu kru penerbangan.

Hal lain yang tak kalah penting adalah tidak membawa barang saat evakuasi darurat. Tas kabin yang dibawa keluar dapat memperlambat proses penyelamatan dan membahayakan banyak orang. Penumpang juga disarankan tetap memakai alas kaki saat lepas landas dan mendarat karena sebagian besar insiden terjadi pada fase tersebut.

Direktur Jenderal Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), Willie Walsh, menegaskan bahwa penerbangan semakin aman dari tahun ke tahun. “Terbang adalah bentuk perjalanan jarak jauh yang paling aman. Namun setiap kecelakaan menjadi pengingat bahwa peningkatan standar keselamatan harus terus dilakukan,” katanya.

Mulai dari mengabaikan pengarahan keselamatan, berdiri saat lampu sabuk pengaman menyala, hingga menggunakan power bank berkualitas rendah, semua kebiasaan tersebut bisa berdampak besar. Karena itu, mematuhi instruksi awak kabin bukan sekadar aturan, melainkan langkah sederhana yang dapat menyelamatkan nyawa.

0 Komentar

Berita Terkait

11 Hotel Tertua di Dunia

  • 1 bulan lalu
  • 0
  • 0
Leave a comment