Sahabat.com - Kuning telur sering dianggap sebagai makanan yang perlu dihindari karena mengandung kolesterol. Padahal, bagian telur ini menyimpan beragam nutrisi penting yang bermanfaat bagi tubuh. Meski demikian, konsumsinya tetap perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi atau kondisi kesehatan tertentu.
Manfaat Kuning Telur bagi Tubuh
Kuning telur mengandung protein, lemak, vitamin A, vitamin D, vitamin B12, serta kolin yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
Salah satu manfaatnya adalah membantu menjaga fungsi otak dan sistem saraf. Kandungan kolin dibutuhkan tubuh untuk membentuk asetilkolin, yaitu senyawa yang berperan dalam memori dan fungsi saraf.
Selain itu, kuning telur mengandung lutein dan zeaksantin, dua antioksidan yang membantu menjaga kesehatan mata. Vitamin D di dalamnya juga mendukung penyerapan kalsium dan pemeliharaan tulang.
Kandungan protein dan lemaknya turut membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga telur dapat menjadi bagian dari menu makan seimbang.
Bahaya Kuning Telur jika Dikonsumsi Berlebihan
Meski kaya nutrisi, kuning telur mengandung kolesterol. Satu kuning telur berukuran besar mengandung sekitar 185–200 miligram kolesterol, bergantung pada ukuran telur.
Bagi sebagian orang, konsumsi kolesterol dari makanan dapat memengaruhi kadar kolesterol darah, khususnya jika disertai pola makan tinggi lemak jenuh. Kadar kolesterol LDL yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Orang yang memiliki kolesterol tinggi, diabetes, atau penyakit jantung sebaiknya menyesuaikan konsumsi telur dengan kondisi kesehatannya dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika diperlukan.
Selain itu, telur mentah atau kurang matang berisiko mengandung bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Karena itu, telur sebaiknya dimasak hingga putih dan kuningnya matang.
Jadi, Bolehkah Makan Kuning Telur?
Kuning telur tidak harus dihindari oleh semua orang. Bagi kebanyakan orang sehat, telur dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang. Namun, jumlah konsumsi yang sesuai dapat berbeda-beda, tergantung kondisi kesehatan dan pola makan secara keseluruhan.
Untuk pilihan yang lebih sehat, telur dapat direbus atau dikukus, serta dikombinasikan dengan sayuran. Batasi penggunaan mentega berlebihan dan makanan pendamping yang tinggi lemak jenuh.
Sumber: KEMENKES
0 Komentar
7 Pilihan Menu Sarapan Pagi yang Enak, Praktis, dan Bergizi
Nasi Padang Bikin Gagal Diet? Simak Faktanya!
Bingung Pilih Menu Makan Siang? Ini Pilihan Lauk Favorit di Warung Nasi Pinggir Jalan
Leave a comment