Bukan Cuma Makanan Manis, Ini 6 Makanan yang Perlu Dibatasi Penderita Diabetes

14 Oktober 2026 09:56
Penulis: Beno Junianto, lifestyle
Cek Gula Darah untuk Diabetes mellitus (sumber: kemkes.go.id}

Sahabat.com - Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah akibat gangguan produksi atau kerja insulin. Salah satu langkah penting untuk membantu mengendalikan kondisi ini adalah menjaga pola makan, termasuk memperhatikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari.

Penderita diabetes bukan berarti tidak boleh mengonsumsi karbohidrat atau makanan favorit sama sekali. Namun, pemilihan bahan makanan, porsi, serta cara pengolahan perlu diperhatikan agar kadar gula darah tetap terkontrol.

Berikut enam jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dibatasi atau diwaspadai oleh penderita diabetes.

1. Makanan Tinggi Karbohidrat Olahan

Nasi putih dalam porsi besar, roti putih, kentang goreng, serta sereal tinggi gula dan rendah serat dapat meningkatkan kadar gula darah, terutama jika dikonsumsi berlebihan.

Sebagai alternatif, penderita diabetes dapat memilih beras merah, roti gandum utuh, atau ubi yang direbus maupun dipanggang. Meski demikian, jumlah karbohidrat tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

2. Makanan Tinggi Lemak Jenuh dan Gorengan

Daging berlemak, kulit ayam, serta makanan yang digoreng dengan banyak minyak sebaiknya dibatasi. Konsumsi berlebihan makanan tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, yang juga menjadi perhatian bagi penderita diabetes.

Pilihan yang lebih sehat antara lain dada ayam tanpa kulit, ikan panggang, tahu kukus, telur, dan kacang-kacangan. Cara memasak dengan merebus, mengukus, atau memanggang dapat membantu mengurangi penggunaan minyak.

3. Produk Susu Tinggi Lemak dan Gula

Tidak semua produk susu harus dihindari. Namun, penderita diabetes sebaiknya memperhatikan kandungan lemak dan gula dalam produk yang dikonsumsi.

Susu skim atau susu rendah lemak tanpa tambahan gula, yoghurt tawar, serta produk susu rendah lemak dapat menjadi pilihan. Sebaliknya, konsumsi es krim, yoghurt manis, dan minuman susu dengan tambahan gula perlu dibatasi.

4. Olahan Buah dengan Tambahan Gula

Buah segar mengandung serat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Penderita diabetes tetap dapat menikmati buah, tetapi perlu memperhatikan porsi dan jenis buah sesuai kebutuhan.

Yang sebaiknya dibatasi adalah buah kalengan dalam sirup, selai tinggi gula, minuman rasa buah, dan jus kemasan dengan tambahan gula. Buah utuh umumnya menjadi pilihan lebih baik dibandingkan jus karena kandungan seratnya lebih terjaga dan lebih membantu memberikan rasa kenyang.

5. Minuman Manis dan Minuman Berenergi

Minuman bersoda, teh manis, kopi dengan banyak gula, minuman kemasan, serta minuman berenergi yang tinggi gula dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat.

Air putih menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan. Teh tawar dan kopi tanpa gula tambahan juga dapat dikonsumsi oleh banyak orang, dengan tetap memperhatikan toleransi kafein dan kondisi kesehatan masing-masing.

Penderita diabetes juga sebaiknya membatasi alkohol karena dapat memengaruhi kadar gula darah dan berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. Tidak semua minuman berkafein harus dihindari; yang perlu diperhatikan adalah kandungan gula, jumlah konsumsi, dan kondisi individu.

6. Sayuran dengan Tambahan Garam, Lemak, atau Saus Berlebihan

Sayuran merupakan sumber serat dan zat gizi yang penting bagi penderita diabetes. Namun, manfaatnya dapat berkurang apabila diolah dengan terlalu banyak mentega, keju, saus tinggi gula, atau garam.

Sayuran segar yang dicuci bersih, dikukus, direbus, atau dipanggang dapat menjadi pilihan sehat. Sayuran kalengan dan acar tetap bisa dikonsumsi dengan memperhatikan kandungan natrium pada label kemasan, terutama bagi orang yang juga memiliki tekanan darah tinggi.

Pola Makan Seimbang Membantu Mengontrol Gula Darah

Mengendalikan diabetes tidak cukup hanya dengan menghindari makanan tertentu. Penderita diabetes juga perlu mengatur porsi makan, mengonsumsi sumber protein yang sesuai, memperbanyak sayuran, memilih karbohidrat berserat, dan membatasi gula tambahan.

Pola makan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang, termasuk aktivitas fisik, obat yang digunakan, serta kondisi kesehatan lainnya. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dapat membantu menentukan menu yang tepat.

Dengan pilihan makanan yang lebih bijak dan pola hidup sehat, penderita diabetes dapat membantu menjaga kadar gula darah sekaligus mengurangi risiko komplikasi dalam jangka panjang.

Dari berbagai Sumber dan AloDokter

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment