Sahabat.com - Saat itu dini hari ketika kepala tukang kebun Morton Arboretum Kate Mailoop tiba di kamar bayi dengan tamu istimewa: seekor betina langka yang sebelumnya dilihat oleh pengunjung Magicada Cassiniscimi.
Mengutip Associated Press, pada hari Jumat, beberapa orang yang beruntung menemukan jangkrik di arboretum di Lisle, Illinois, sebelum dilepaskan ke dunia untuk bergabung dengan kerabatnya yang bermata merah di pinggiran kota Chicago.
Serangga unik tersebut kemudian terbang dan hinggap di celana Manajer Pelayanan Kesehatan Tanaman Stephanie Adams. Seorang tamu muda yang penasaran sedang mengambil foto.
“Ini hasil karya,” kata Adams yang karyanya kerap dihiasi serangga.
Floyd W. Shockley, manajer koleksi di Departemen Entomologi Smithsonian, mengatakan jangkrik bermata biru jarang ditemukan, namun tidak jelas seberapa langkanya.
"Untuk mengetahui berapa persentase populasi yang mengalami mutasi mata biru, Anda harus mengumpulkan semua jangkrik, jadi tidak mungkin memperkirakan seberapa langkanya," katanya.
Jangkrik periodik muncul setiap 13 atau 17 tahun. Sejauh ini, hewan berusia 17 tahun terlihat berkembang biak di lokasi jauh di utara Lyle, tempat tiga spesies berbeda menggali ke dalam tanah, menempel di pohon, dan melepaskan kerangka luarnya.
"Seperti yang terlihat di pepohonan, volumenya, terlihat seperti fiksi ilmiah," kata Adams.
0 Komentar
Jangan Taruh Koper di Kasur! Trik Hotel Ini Bikin Traveling Bebas Kutu Tanpa Ribet
Trik Cerdas Booking Hotel 2026, Bisa Hemat Tanpa Ribet!
Liburan Berujung Duka, Penumpang Lansia Meninggal Usai Naik Roller Coaster Universal Orlando
Bali Kalahkan Maladewa, Ini Destinasi Bulan Madu Paling Romantis di Dunia 2026 Versi Tripadvisor
Liburan ke Eropa Gak Bikin Kantong Jebol! Ini Kota-Kota Murah Paling Worth It di 2026
Terungkap! Alasan Pramugari Selalu Duduk dengan Tangan di Paha Saat Takeoff dan Landing
Liburan Mimpi Berubah Mimpi Buruk, Hampir 90 Penumpang Kapal Pesiar Ini Terserang Virus
Pramugari Minta Penumpang Hentikan Kebiasaan Jorok Ini di Pesawat, Masih Banyak yang Bandel
Leave a comment