Sahabat.com - Manikur Rusia semakin populer di kalangan selebritas dan influencer di TikTok. Teknik ini mendapat banyak pujian karena menghasilkan kuku yang tampak sempurna.
Namun, para ahli kulit memperingatkan bahwa manikur Rusia dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius.
Manikur Rusia berbeda dari manikur tradisional yang sering dilakukan di banyak salon. Ciri utamanya adalah penggunaan kikir listrik untuk menghilangkan kutikula secara menyeluruh tanpa perendaman.
Meskipun prosedur ini menghasilkan kuku yang tampak lebih panjang dan halus, penghilangan kutikula yang berfungsi sebagai penghalang pelindung dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri atau kerusakan pada kuku.
Menurut dokter kulit, kutikula memiliki fungsi untuk melindungi kuku dan kulit dari bakteri yang berbahaya. Menghilangkan kutikula dapat menyebabkan infeksi, seperti onikomikosis atau paronikia, yang bisa menyebar ke seluruh tubuh. Selain itu, menghilangkan kutikula dapat melemahkan kuku dan meningkatkan kerentanannya terhadap kerusakan.
Manikur Rusia telah menimbulkan perdebatan di TikTok, dengan banyak yang mengkhawatirkan dampak kesehatannya. Meski demikian, beberapa ahli manikur tetap menawarkan prosedur ini dengan peringatan untuk menggunakan teknisi yang berpengalaman.
Para ahli menyarankan alternatif yang lebih aman, seperti menggunakan minyak kutikula untuk merawat kuku tanpa merusak lapisan pelindung alami.
Meski manikur Rusia menghasilkan tampilan yang sempurna, penting untuk mempertimbangkan kesehatan kuku dan kulit di sekitarnya sebelum memilih perawatan ini.
0 Komentar
Bukan Cuma Olahraga! Studi Mengejutkan Ungkap Aktivitas Seni Bisa Perlambat Penuaan hingga 4%
Kate Hudson Tampil Beda dengan Rambut Disco 70-an di Drag Race
Jangan Salah Pilih! Begini Cara Menentukan Personal Trainer yang Benar agar Hasil Gym Maksimal
Studi Terbaru Ungkap Media Sosial Bisa Bikin Orang Dewasa Makin Kesepian, Ini Penyebabnya
Bella Thorne Tampil Berani di Instagram
Leave a comment