Sahabat.com - Banyak orang mengira penurunan fisik baru terjadi saat memasuki usia lanjut. Namun fakta terbaru menunjukkan kenyataan yang berbeda. Sebuah studi jangka panjang mengungkap bahwa kekuatan otot dan kebugaran tubuh mulai mengalami penurunan sejak usia 35 tahun. Temuan ini berasal dari penelitian yang melacak individu yang sama selama hampir 50 tahun, menjadikannya salah satu studi paling konsisten soal penuaan fisik.
Penelitian ini dilakukan oleh Karolinska Institutet di Swedia melalui proyek Physical Activity and Fitness yang dimulai sejak 1971. Sebanyak 427 pria dan wanita yang lahir pada tahun yang sama dipantau secara berkala selama 47 tahun. Para peserta menjalani tes fisik standar, mulai dari kebugaran jantung-paru yang diukur lewat kapasitas oksigen maksimal, hingga kekuatan otot seperti genggaman tangan dan daya tahan otot.
Hasilnya menunjukkan performa fisik mencapai puncak di usia dewasa awal, lalu mulai menurun secara perlahan di pertengahan usia 30-an. Penurunan ini terjadi hampir di semua aspek, baik kebugaran aerobik maupun kekuatan otot, dan terus berlanjut seiring bertambahnya usia. Menariknya, penurunan ini tetap terjadi bahkan pada mereka yang aktif berolahraga, meski dengan tingkat yang lebih ringan.
Meski begitu, studi ini juga membawa kabar baik. Data menunjukkan bahwa peserta yang meningkatkan aktivitas fisik di usia dewasa dan paruh baya mengalami peningkatan kapasitas fisik sekitar 5 hingga 10 persen. Artinya, tubuh manusia tetap responsif terhadap olahraga meskipun sudah melewati masa puncak kebugaran. Peneliti menyebutkan bahwa gaya hidup aktif tetap memberikan dampak positif dan membantu menjaga kualitas hidup.
Para peneliti juga menegaskan bahwa meski aktivitas fisik berperan besar, faktor lain seperti pola makan, kondisi kesehatan, dan jenis pekerjaan bisa turut memengaruhi hasil. Karena seluruh peserta berasal dari latar belakang yang sama di Swedia, temuan ini belum tentu sepenuhnya mewakili populasi global.
Kesimpulannya, penurunan fisik memang tak terhindarkan, tapi bukan alasan untuk berhenti bergerak. Justru, semakin bertambah usia, semakin penting menjaga tubuh tetap aktif agar tetap kuat, bugar, dan mandiri dalam jangka panjang.
0 Komentar
Liburan Berujung Duka, Penumpang Lansia Meninggal Usai Naik Roller Coaster Universal Orlando
Legenda Fashion Valentino Garavani Tutup Usia, Ikon Gaun Merah yang Dicintai Dunia Glamour
Makeup Kedaluwarsa Diam-Diam Bikin Wajah Rusak, Ini Cara Simpel Beresin dan Menyimpannya
Kim Kardashian Buka 2026 dengan Gaya Ekstrem di Aspen, Korset Bulu hingga Mantel Super Dramatis
Tren Makeup 2026 Berubah Total: Clean Girl Ditinggal, Tampilan Bold Kini Jadi Favorit
Camila Mendes Bikin Heboh Lagi, Ganti Warna Rambut Honey Brown dan Disebut Balik Jadi Diri Sendiri
Leave a comment