Sahabat.com - Siapa sangka, urutan kapan kanker usus besar (kolorektal) muncul dibanding kanker lainnya bisa bikin perbedaan besar dalam peluang hidup seseorang.
Sebuah studi terbaru dari Journal of the American College of Surgeons mengungkap temuan yang cukup mengejutkan dan bisa bikin kamu mikir dua kali soal skrining kanker.
Penelitian ini menggunakan salah satu database kanker terbesar di dunia, SEER (Surveillance, Epidemiology, and End Results), yang dikelola oleh National Cancer Institute di AS. Peneliti menganalisis data selama 20 tahun, dari tahun 2000 sampai 2020, dan membagi pasien dalam tiga kelompok.
Kelompok A adalah mereka yang hanya didiagnosis kanker usus besar, kelompok B yang didiagnosis kanker usus besar dulu baru kemudian kanker lain, dan kelompok C yang didiagnosis kanker lain dulu lalu baru kanker usus besar.
Yang mengejutkan? Justru pasien di kelompok B yang paling lama bertahan hidup. Rata-rata mereka hidup 50,4 bulan, bahkan lebih lama dibanding pasien yang cuma punya satu kanker.
Menurut Anjelli Wignakumar, seorang peneliti klinis di Cleveland Clinic Florida, “Kami sempat mengira pasien dengan hanya satu kanker kolorektal akan lebih baik hasilnya, tapi ternyata justru pasien yang awalnya kena kanker usus besar dulu lalu disusul kanker lain punya tingkat kelangsungan hidup paling tinggi.”
Apa alasannya? Ada beberapa dugaan. Pasien yang pernah didiagnosis kanker biasanya lebih sering diperiksa dan dimonitor, sehingga kanker bisa terdeteksi lebih dini.
Bisa jadi, sistem imun mereka juga jadi lebih tangguh karena pernah ‘latihan’ lawan kanker sebelumnya. Gaya hidup yang berubah jadi lebih sehat setelah diagnosis pertama juga mungkin berperan.
Tapi, lain cerita dengan pasien di kelompok C, alias yang kena kanker usus besar setelah pernah kena kanker lain. Mereka punya peluang hidup terendah. Mereka juga lebih sering mengalami tumor di sisi kanan usus, yang dikenal lebih ganas.
“Pasien di kelompok ini harus dianggap berisiko tinggi dan ditangani secara agresif,” kata Dr. Sameh H. Emile, ilmuwan proyek di Cleveland Clinic Florida.
Wignakumar juga menjelaskan, “Pasien kelompok A justru cenderung lebih muda, penyakitnya lebih menyebar seperti ke hati, dan lebih jarang dioperasi. Ini bisa jadi karena mereka datang dalam kondisi yang sudah lebih parah.”
Untuk kamu yang pernah atau sedang menjalani perawatan kanker, kabar ini penting. Dr. Steven D. Wexner dari Cleveland Clinic Florida menegaskan, “Bertahan dari satu kanker bukan berarti kamu kebal dari kanker berikutnya. Tapi kalau kanker berikutnya datang lebih awal dan kamu rutin skrining, peluangmu bisa jauh lebih baik.”
Intinya? Jangan malas skrining. Riwayat kanker sebelumnya, entah itu kamu sendiri atau keluargamu, bisa jadi sinyal penting untuk lebih waspada. Kadang, urutan memang menentukan segalanya — bahkan dalam hidup dan mati.
0 Komentar
Masih Perkasa di Atas 50? Rahasia Kehidupan Intim Pria Tetap Bergairah
Telat Haid di Usia 40-an? Jangan Panik! Ini Cara Bedakan Gejala Menopause dan Hamil
Sayuran Aneh Ini Ternyata Rahasia Sehat Usus, Kaya Prebiotik dan Bikin Kenyang Lebih Lama!
Tekanan Darah Tinggi Bisa Turun Alami, Ini Daftar Makanan Sehari-hari yang Direkomendasikan Ahli
Minum Vitamin Ini Disebut Bisa Bikin Umur Lebih Panjang, Benarkah?
Rutin Minum Kopi atau Teh Bisa Cegah Demensia? Ini Temuan Peneliti yang Bikin Lega
Dokter Ungkap Trik Simpel Turunkan Gula Darah Secara Alami, Bisa Langsung Dicoba di Rumah
Tanpa Disadari, 4 Makanan Sehari-hari Ini Bisa Merusak Kesehatan Ususmu
Leave a comment