Viral Tarian TikTok Bisa Membakar Lemak Perut, Ahli Diet Ini Ungkap Faktanya

15 Mei 2024 10:42
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Video tarian perut yang bisa membakar lemak itu konon banyak diikuti para pengguna internet dari negara lain. (iStockphoto)

Sahabat.com - Baru-baru ini viral di TikTok sebuah video yang diunggah akun seorang pelatih olahraga bernama wanyomori4515. Dia menuliskan caption pada video unggahannya, "tarian membakar lemak perut ala Cina".

Dia menegaskan bahwa dengan mengulang gerakan-gerakan ini akan membantu membakar lemak perut dan mendorong penurunan berat badan.

Dia bahkan mengklaim bahwa berat badan seorang gadis yang ada dalam video itu turun dari 57 menjadi 36 kg berkat gerakan panggul dalam tarian.

Video lain mengklaim bahwa seorang wanita kehilangan lebih dari 50 kg berkat teknik ini.

Video tarian perut yang bisa membakar lemak itu konon banyak diikuti para pengguna internet dari negara lain.

Terkait video itu, seorang ahli diet, ahli gizi dan pelatih olahraga yang berbasis di Paris bernama Juliana Massamba mengatakan, bahwa tarian tersebut hanya khayalan belaka.

"Kita tidak bisa menargetkan penurunan berat badan hanya pada bagian perut saja,” kata Juliana.

Pelatih olahraga ini ingin menunjukkan bahwa ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan mengenai lemak yang seharusnya dibakar.

"Untuk menurunkan berat badan, yang terpenting adalah apa yang kita makan. Orang-orang ini (dalam video) pasti mengikuti diet dan melakukan aktivitas fisik lainnya, bukan sekedar gerakan perut."

Hal penting lainnya adalah bahwa tarian ini harus dihindari oleh orang-orang yang kelebihan berat badan atau yang memiliki masalah punggung.

Faktanya, gerakan ini dapat menyebabkan kerusakan fisik pada tulang belakang mereka yang sudah rapuh.

"Dengan berulang kali melenturkan tulang belakang mereka yang sudah rapuh, mereka membebani cakram di bagian belakang," jelas Juliana.

"Cakram di punggung adalah bantalan kecil di tulang belakang yang mencegah tulang-tulang kita bergesekan satu sama lain. Ketika mereka sering ditekuk, cakram-cakram ini akan mengencang dan menyebabkan kompresi di seluruh tulang belakang."

Pakar ini menekankan bahwa keselarasan tulang belakang yang tepat sangat penting untuk melakukan aktivitas fisik.

Jika ingin menurunkan berat badan sekaligus menghilangkan lemak perut, diet yang bervariasi dan seimbang yang dikombinasikan dengan olahraga teratur adalah cara terbaik.

"Saya merekomendasikan jalan kaki secara teratur kepada pasien saya, yang sama efektifnya dengan berlari," kata Juliana Massamba.

Faktanya, berjalan kaki setidaknya 30 menit sehari dapat memberikan efek positif pada berat badan. Olahraga berbasis jalan kaki, seperti rucking atau YogiWalkie, mungkin juga cocok.

Hindari stres saat menurunkan berat badan Juliana Massamba mengatakan bahwa stres juga bisa menjadi faktor penting dalam penurunan berat badan.

"Saat kita ingin menurunkan berat badan, stres bisa muncul, yang meningkatkan kadar kortisol, dan sering kali dapat menyebabkan kenaikan berat badan."

"Setiap orang memiliki kecepatannya masing-masing. Kamu harus mempertahankan gaya hidup sehat dan mendengarkan tubuhmu terlebih dahulu. Kamu juga tidak boleh bergantung pada jenis olahraga tertentu untuk menurunkan berat badan," tutupya.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment