Sahabat.com - Sejak kecil, banyak orang tumbuh dengan berbagai nasihat kesehatan yang dianggap benar. Padahal, sejumlah mitos yang diwariskan turun-temurun ternyata sudah dibantah oleh penelitian ilmiah modern. Menariknya, sebagian besar mitos ini masih dipercaya hingga sekarang.
1. Manusia hanya memakai 10 persen otak
Faktanya, hampir seluruh bagian otak manusia aktif bekerja setiap hari. Setiap area memiliki fungsi berbeda, mulai dari mengatur emosi, memori, hingga gerakan tubuh. Bahkan saat tidur, otak tetap aktif.
2. Mencukur rambut membuat rambut tumbuh lebih tebal
Ini hanyalah ilusi visual. Rambut yang tumbuh setelah dicukur terlihat lebih kasar karena ujungnya rata, bukan karena tumbuh lebih tebal atau hitam.
3. Permen karet bertahan di perut selama bertahun-tahun
Meski tidak mudah dicerna, permen karet tetap akan keluar melalui sistem pencernaan dalam beberapa hari seperti sisa makanan lainnya.
4. Membunyikan jari menyebabkan radang sendi
Sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan kebiasaan membunyikan jari bisa menyebabkan arthritis atau radang sendi.
5. Keluar rumah dengan rambut basah bikin flu
Flu disebabkan oleh virus, bukan rambut basah atau udara dingin. Namun cuaca dingin memang bisa memengaruhi daya tahan tubuh seseorang.
6. Gula membuat anak hiperaktif
Sejumlah penelitian menunjukkan tidak ada hubungan konsisten antara konsumsi gula dan hiperaktivitas pada anak. Banyak orang tua hanya merasa anak lebih aktif saat suasana sedang ramai seperti pesta.
7. Menyentuh katak menyebabkan kutil
Kutil disebabkan virus HPV, bukan katak atau kodok. Kulit hewan tersebut yang berbintil kemungkinan menjadi asal mula mitos ini.
8. Harus menunggu satu jam setelah makan sebelum berenang
Tidak ada aturan medis yang mengharuskan hal tersebut. Berenang setelah makan ringan umumnya tetap aman dilakukan.
9. Paku berkarat menyebabkan tetanus
Tetanus sebenarnya disebabkan bakteri *Clostridium tetani*, bukan karatnya. Paku berkarat hanya berisiko karena biasanya berada di tempat kotor yang menjadi sarang bakteri.
10. Penyakit mudah menular lewat dudukan toilet
Risiko penularannya sangat kecil. Kuman justru lebih sering menyebar lewat benda yang sering disentuh seperti gagang pintu atau ponsel.
0 Komentar
Bukan Cuma Olahraga! Studi Mengejutkan Ungkap Aktivitas Seni Bisa Perlambat Penuaan hingga 4%
Kate Hudson Tampil Beda dengan Rambut Disco 70-an di Drag Race
Jangan Salah Pilih! Begini Cara Menentukan Personal Trainer yang Benar agar Hasil Gym Maksimal
Studi Terbaru Ungkap Media Sosial Bisa Bikin Orang Dewasa Makin Kesepian, Ini Penyebabnya
Bella Thorne Tampil Berani di Instagram
Leave a comment