Studi Terbaru Ungkap Media Sosial Bisa Bikin Orang Dewasa Makin Kesepian, Ini Penyebabnya

08 Mei 2026 13:30
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi seseorang bermain media sosial di smartphone saat merasa kesepian.

Sahabat.com - Media sosial selama ini dianggap sebagai cara paling mudah untuk tetap terhubung dengan banyak orang. Namun, studi terbaru justru menemukan fakta sebaliknya. Terlalu sering berinteraksi dengan orang yang tidak benar-benar dikenal di platform seperti Instagram, TikTok, Facebook, hingga X ternyata dapat meningkatkan rasa kesepian pada orang dewasa.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal *Public Health Reports* ini dipimpin oleh Dr. Brian Primack. Ia menyoroti bahwa selama ini hubungan antara media sosial dan kesepian lebih banyak diteliti pada remaja, sementara dampaknya pada orang dewasa masih jarang dibahas.

Studi tersebut melibatkan 1.512 responden berusia 30 hingga 70 tahun di Amerika Serikat. Para peserta diminta melaporkan seberapa banyak koneksi media sosial mereka yang merupakan teman dekat dibandingkan orang yang belum pernah ditemui secara langsung.

Hasilnya cukup mengejutkan. Peneliti menemukan bahwa semakin banyak interaksi dengan “orang asing” di media sosial, semakin tinggi pula tingkat kesepian yang dirasakan. Sebaliknya, memiliki banyak teman dekat di media sosial ternyata tidak otomatis mengurangi rasa sepi.

“Komunikasi online dengan teman offline tidak memberikan efek emosional yang sama seperti interaksi langsung,” ujar Dr. Brian Primack. Ia bahkan mengibaratkan komunikasi digital seperti sereal rasa apel yang terasa enak, tetapi tidak memberikan manfaat emosional yang benar-benar dibutuhkan manusia.

Peneliti lain, Jessica Gorman, juga menjelaskan bahwa media sosial sering membuat orang membandingkan hidupnya dengan kehidupan orang lain yang terlihat sempurna di internet. Menurutnya, kondisi ini semakin kuat ketika interaksi terjadi dengan orang yang bahkan belum pernah ditemui secara langsung.

“Kita cenderung mengidealkan hubungan pertemanan orang lain di media sosial, dan itu bisa memperburuk perasaan kesepian,” jelas Gorman.

Laporan ini sekaligus memperkuat temuan sebelumnya yang menyebut kesepian pada orang dewasa kini menjadi masalah serius di Amerika Serikat. Para peneliti pun menilai penting bagi masyarakat untuk mulai menyeimbangkan interaksi digital dengan hubungan sosial di dunia nyata.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment