Bukan Cuma Olahraga! Studi Mengejutkan Ungkap Aktivitas Seni Bisa Perlambat Penuaan hingga 4%

15 Mei 2026 14:58
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Seorang ibu dan anak sedang menikmati karya seni di galeri, menunjukkan bagaimana aktivitas seni dapat memberikan ketenangan sekaligus manfaat kesehatan.

Sahabat.com - Sebuah studi terbaru mengungkap fakta mengejutkan bahwa aktivitas seni seperti membaca, mendengarkan musik, hingga mengunjungi galeri seni ternyata tidak hanya menyenangkan, tetapi juga dapat membantu memperlambat proses penuaan biologis. Temuan ini menantang anggapan lama bahwa hanya olahraga yang mampu menjaga tubuh tetap muda lebih lama.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Innovation in Aging pada 11 Mei 2026 ini menganalisis lebih dari 3.500 orang dewasa di Inggris melalui data Household Longitudinal Study. Para peneliti membandingkan kebiasaan mereka dalam beraktivitas seni dengan perubahan kimia DNA yang berkaitan dengan penuaan biologis. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang rutin melakukan aktivitas seni memiliki usia biologis yang lebih muda dibandingkan yang tidak.

Dalam studi tersebut, orang yang melakukan aktivitas seni setidaknya sekali seminggu tercatat mengalami penuaan 4% lebih lambat. Sementara mereka yang melakukannya sebulan sekali juga tetap mendapatkan efek perlambatan penuaan sekitar 3%.

Daisy Fancourt, peneliti utama studi ini, menyampaikan bahwa, “Hasil ini menunjukkan dampak kesehatan seni pada tingkat biologis. Ini menjadi bukti bahwa keterlibatan seni dan budaya dapat diakui sebagai perilaku yang meningkatkan kesehatan, sama seperti olahraga.” Ia juga menambahkan bahwa variasi aktivitas seni memberikan manfaat berbeda seperti stimulasi fisik, emosional, hingga sosial.

Sementara itu, Feifei Bu menjelaskan bahwa, “Studi kami memberikan bukti pertama bahwa keterlibatan seni dan budaya berkaitan dengan perlambatan penuaan biologis.” Ia menegaskan bahwa aktivitas seni dapat membantu menurunkan stres, mengurangi peradangan, hingga meningkatkan kesehatan jantung.

Menariknya, efek ini lebih terlihat pada kelompok usia di atas 40 tahun. Setelah mempertimbangkan faktor lain seperti BMI, kebiasaan merokok, pendidikan, dan pendapatan, hasil tetap menunjukkan bahwa seni memiliki dampak positif terhadap kesehatan jangka panjang.

Temuan ini membuka perspektif baru bahwa menjaga tubuh tetap muda tidak selalu harus melalui olahraga berat, tetapi juga bisa melalui aktivitas sederhana yang menyenangkan seperti menikmati seni dalam kehidupan sehari-hari.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment