Sahabat.com - Angka kematian akibat kanker di Amerika Serikat terus mengalami penurunan dari tahun 2001 hingga 2022.
Sementara itu, jumlah kasus baru kanker sempat menurun hingga tahun 2013 dan kemudian stabil hingga tahun 2021, menurut laporan tahunan terbaru tentang status kanker nasional di AS yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer.
Penelitian ini dilakukan oleh Recinda L. Sherman, M.P.H., Ph.D., dari North American Association of Central Cancer Registries yang berbasis di Springfield, Illinois. Timnya mengumpulkan data tentang jumlah kasus dan kematian akibat kanker untuk menilai tren nasional serta dampak pandemi COVID-19 terhadap diagnosis kanker.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kasus baru kanker adalah 500 per 100.000 pria dan 437 per 100.000 wanita. Pada pria, tren kasus baru stabil sejak 2013 hingga 2021, sedangkan pada wanita, angka tersebut meningkat tipis sebesar 0,3% per tahun sejak 2003 hingga 2021, tidak termasuk tahun pandemi 2020.
Sementara itu, tingkat kematian akibat kanker tercatat 173 per 100.000 pria dan 126 per 100.000 wanita. Penurunan angka kematian sebesar 1,5% per tahun terjadi dari 2018 hingga 2022, meskipun laju penurunan ini lebih lambat dibandingkan penurunan sebelumnya yang mencapai 2,1% per tahun.
Pada tahun 2020, jumlah diagnosis kanker turun secara signifikan di semua kelompok demografi. Namun, studi ini tidak menemukan hubungan kuat antara penurunan tersebut dengan kapasitas layanan kesehatan, akses ke layanan medis, atau kebijakan COVID-19 yang berlaku.
"Penurunan jumlah diagnosis kanker pada 2020 tidak berlanjut ke tahun 2021," tulis para peneliti.
"Namun, masih diperlukan data tambahan untuk memastikan apakah penurunan itu karena kasus yang tidak terdeteksi atau tidak dilaporkan, mengingat angka tahun 2021 tidak menunjukkan lonjakan yang tidak wajar."
Laporan ini memberikan wawasan penting untuk memahami dampak jangka panjang pandemi terhadap sistem deteksi dan pelaporan kanker, serta membantu perencanaan layanan kesehatan ke depan.
0 Komentar
Pria 50+ Wajib Tahu! 5 Tes Jantung Ini Bisa Cegah Serangan Jantung Sebelum Terlambat
Bella Hadid Ngaku Merasa ‘Tak Berharga’ Saat Tolak Semua Pekerjaan Demi Lawan Lyme Disease
Masih Perkasa di Atas 50? Rahasia Kehidupan Intim Pria Tetap Bergairah
Telat Haid di Usia 40-an? Jangan Panik! Ini Cara Bedakan Gejala Menopause dan Hamil
Sayuran Aneh Ini Ternyata Rahasia Sehat Usus, Kaya Prebiotik dan Bikin Kenyang Lebih Lama!
Tekanan Darah Tinggi Bisa Turun Alami, Ini Daftar Makanan Sehari-hari yang Direkomendasikan Ahli
Minum Vitamin Ini Disebut Bisa Bikin Umur Lebih Panjang, Benarkah?
Leave a comment