Hadapi Musim Pancaroba dengan Pola Hidup Sehat dan Cukup Minum

01 November 2026 15:25
Penulis: Beno Junianto, lifestyle
air putih

Sahabat.com - Musim peralihan atau pancaroba dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, terutama pada anak. Dokter spesialis anak dr. Mulki Angela, SpA, PhD mengingatkan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan.

Menurut Mulki, kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan menggunakan air dan sabun sebelum makan maupun setelah bermain perlu terus diterapkan. Anak juga dianjurkan mandi secara teratur, mengganti pakaian, serta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.

“Biasakan mencuci tangan dengan air dan sabun, sebelum makan ataupun setelah bermain, mandi secara teratur, mengganti pakaian secara teratur, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan,” kata Mulki.

Cukup Minum dan Jaga Asupan Gizi

Selain menjaga kebersihan, kebutuhan cairan tubuh juga perlu diperhatikan. Mulki menekankan pentingnya memastikan anak mendapatkan asupan minum yang cukup, baik saat musim kemarau, pancaroba, maupun musim hujan.

Cairan dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga berbagai fungsi tubuh. Orang tua juga disarankan menyiapkan kebutuhan dasar di rumah, termasuk perlengkapan pertolongan pertama dan obat yang diperlukan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, anak perlu mendapatkan makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik, serta memiliki waktu tidur yang cukup.

Mulki juga menyebut suplementasi tertentu, seperti vitamin D, dapat diberikan sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.

Waspadai DBD hingga Gangguan Pernapasan

Memasuki musim hujan, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, termasuk demam berdarah dengue (DBD).

Salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah membersihkan lingkungan dan genangan air melalui gerakan 3M Plus agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Selain DBD, perubahan cuaca juga berpotensi meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan. Kondisi tersebut dapat semakin diperparah di wilayah yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan.

Paparan asap dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan, sementara kondisi air bersih yang terbatas juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan lain, seperti diare, muntah, maupun infeksi kulit.

Ajarkan Etika Batuk dan Lengkapi Imunisasi

Untuk membantu mencegah penularan penyakit, masyarakat dianjurkan menjaga jarak dari orang yang sedang sakit serta menggunakan masker bila diperlukan.

Orang tua juga perlu mengajarkan anak mengenai etika batuk dan bersin serta memastikan imunisasi diberikan sesuai jadwal yang dianjurkan.

Saat memasuki musim hujan, anak juga dapat dipersiapkan dengan perlengkapan seperti payung, jas hujan, pakaian ganti, serta alas kaki yang aman digunakan saat kondisi lingkungan basah.

Dengan menjaga kebersihan, mencukupi kebutuhan cairan dan nutrisi, serta menjaga lingkungan, masyarakat diharapkan dapat lebih siap menghadapi perubahan cuaca selama musim pancaroba.

 

Sumber: ANTARA

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment