Jangan Sepelekan Usus Buntu, Kenali Gejala dan Risikonya Sebelum Terlambat

28 Oktober 2026 16:58
Penulis: Beno Junianto, lifestyle
Ilustrasi usus buntu (kemenkes)

Sahabat.com - Radang usus buntu bukan sekadar sakit perut biasa. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan usus buntu pecah dan memicu infeksi serius di rongga perut.

Usus buntu atau apendisitis terjadi ketika apendiks mengalami peradangan, umumnya akibat penyumbatan. Gejala yang paling sering muncul adalah nyeri di sekitar pusar yang kemudian berpindah ke perut kanan bawah.

Selain nyeri perut, penderita juga bisa mengalami mual, muntah, kehilangan nafsu makan, demam, hingga gangguan pencernaan.

Jangan abaikan nyeri perut yang semakin parah! Segera periksakan diri ke dokter, terutama jika rasa sakit disertai demam atau muntah. Penanganan sejak dini penting untuk mencegah komplikasi yang membahayakan kesehatan.

Penanganan radang usus buntu dapat berupa operasi atau, pada kasus tertentu, pemberian antibiotik sesuai penilaian dokter. Karena itu, hindari mendiagnosis diri sendiri dan jangan menunda pemeriksaan jika muncul gejala yang mencurigakan.

 

Sumber: Kemenkes

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment