Sahabat.com - Penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi perlu menjaga pola makan untuk membantu mengontrol tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung serta stroke. Salah satu langkah penting adalah membatasi makanan tinggi garam, gula, dan lemak jenuh.
Berikut tujuh jenis makanan dan minuman yang perlu diperhatikan penderita hipertensi.
1. Makanan tinggi garam
Mi instan, ikan asin, keripik asin, acar, dan makanan cepat saji mengandung natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah jika dikonsumsi berlebihan.
2. Daging olahan dan makanan kalengan
Sosis, kornet, nugget, ham, serta makanan kalengan tertentu sering mengandung natrium tinggi. Sebaiknya pilih bahan makanan segar.
3. Saus dan bumbu instan
Kecap asin, saus sambal, terasi, kaldu bubuk, dan bumbu penyedap dapat menambah asupan natrium. Gunakan secukupnya dan manfaatkan rempah alami sebagai alternatif.
4. Gorengan dan makanan tinggi lemak
Gorengan, kulit ayam, daging berlemak, serta mentega perlu dibatasi karena konsumsi lemak jenuh dan lemak trans berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
5. Makanan dan minuman manis
Teh manis, minuman bersoda, boba, dan kue tinggi gula dapat meningkatkan asupan kalori serta risiko obesitas, yang berkaitan dengan hipertensi.
6. Alkohol dan kafein berlebihan
Alkohol dapat meningkatkan tekanan darah, sedangkan kafein bisa memicu kenaikan sementara pada sebagian orang. Batasi konsumsi kopi dan hindari alkohol.
7. Grapefruit atau jeruk bali merah
Buah ini dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, termasuk beberapa obat tekanan darah. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker jika sedang menjalani pengobatan.
Tips Mengontrol Tekanan Darah
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), orang dewasa dianjurkan mengonsumsi natrium kurang dari 2.000 miligram atau setara dengan kurang dari 5 gram garam per hari.
Penderita hipertensi juga dianjurkan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran, memilih protein rendah lemak, rutin beraktivitas fisik, serta memeriksa tekanan darah secara berkala.
Perlu diingat, mengatur pola makan tidak menggantikan pengobatan. Tetap konsumsi obat sesuai resep dokter dan jangan menghentikannya tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.
0 Komentar
Mau Jogging atau Lari Pagi? Ini 8 Hal yang Perlu Dipersiapkan agar Olahraga Lebih Aman dan Nyaman
Ini 7 Bahaya Kurang Tidur bagi Kesehatan Fisik dan Mental
Sering Dianggap Biasa, Jangan Sepelekan Asam Lambung
Usia 40 Tahun ke Atas, Ini Waktu Terbaik untuk Jogging
Leave a comment