Sahabat.com - Kamu pasti enggak nyangka, di tahun 2024 jumlah rumah sakit yang merawat korban keracunan makanan dan bahkan kematian akibat pangan tercemar itu dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Consumer Reports ngasih tahu kalau beberapa makanan sehari-hari ternyata jadi biang kerok terbesar. Deli meat atau daging iris dingin jadi sorotan karena prosesnya panjang dan disajikan tanpa pemanasan ulang.
“Panaskan dulu daging deli sebelum disantap,” saran mereka, atau kamu bisa pilih cold cuts yang sudah dikemas rapih supaya risiko terpapar kuman Listeria atau Salmonella menurun.
Nah, jangan remehkan mentimun juga! Tanpa kamu sadari, mentimun bisa terkontaminasi Salmonella sejak di kebun—air irigasi yang kena limbah ternak sering jadi penyebabnya.
Bedner Growers sampai Thomas Produce pernah bikin ratusan orang keracunan cuma gara-gara irisan mentimun. Jadi, pastikan kamu mencuci bersih dan mengupas kulit mentimun sebelum ngemil, ya.
Masih suka nyeruput susu segar atau ngemil keju dari peternakan lokal? Kalau itu raw milk atau keju yang belum dipasteurisasi, siap-siap kena risiko Salmonella dan E. coli.
“Jangan konsumsi susu mentah,” tegas Consumer Reports, dan kalau mau keju mentah, pastikan sudah diaging minimal 60 hari.
Hati-hati juga sama keju lunak macam cotija atau queso fresco yang tinggi kandungan airnya—Listeria bisa langsung merajalela. Bahkan Rizo-López Foods sempat bikin wabah Listeria sampai menewaskan dua orang setelah puluhan rumah sakit merawat pasien keracunan.
Telur yang retak juga jadi perhatian utama Salmonella—Milo’s Poultry Farms sampai Costco pernah harus menarik jutaan telur karena takut meledak jadi wabah muntah-muntah. Tipsnya mudah: buang telur yang cangkangnya pecah, cuci tangan sehabis pegang telur, dan masak telur sampai putih dan kuningnya benar-benar padat.
Bawang yang sudah dipotong juga enggak aman sedari awal. Slivered onions sempat bikin outbreak E. coli di McDonald’s Quarter Pounders hingga satu orang meninggal dunia. Jadi, mending beli bawang utuh, kupas lapisan paling luar sebelum diiris sendiri.
Sayuran daun kayak selada dan bayam pun nggak luput dari bahaya. Runoff peternakan bisa bikin E. coli masuk ke ladang, dan akhir 2024 kemarin romaine lettuce sempat bikin 89 orang keracunan, termasuk yang kena hemolytic uremic syndrome.
“Buang daun terluar, pilih hydroponik kalau bisa,” saran Consumer Reports agar lebih aman.
Jangan lupa wortel organik juga pernah bikin 48 orang sakit dan satu orang meninggal, padahal kelihatannya sehat. Cara paling mudah? Kupas dan cuci wortel, atau masak dulu supaya kuman E. coli mati.
Terakhir, basil organik yang wangi segar pun bisa nyumbang Salmonella kalau kena air kotor—cuci bersih atau masak sebelum dimakan supaya aman.
Intinya, sahabat, masak dan cuci bersih bahan makanmu, buang yang retak atau rusak, dan kalau perlu, hindari makanan berisiko tinggi kalau daya tahan tubuhmu lagi turun. Stay safe dan jaga pola makan, ya!
0 Komentar
Masih Perkasa di Atas 50? Rahasia Kehidupan Intim Pria Tetap Bergairah
Telat Haid di Usia 40-an? Jangan Panik! Ini Cara Bedakan Gejala Menopause dan Hamil
Sayuran Aneh Ini Ternyata Rahasia Sehat Usus, Kaya Prebiotik dan Bikin Kenyang Lebih Lama!
Tekanan Darah Tinggi Bisa Turun Alami, Ini Daftar Makanan Sehari-hari yang Direkomendasikan Ahli
Minum Vitamin Ini Disebut Bisa Bikin Umur Lebih Panjang, Benarkah?
Rutin Minum Kopi atau Teh Bisa Cegah Demensia? Ini Temuan Peneliti yang Bikin Lega
Dokter Ungkap Trik Simpel Turunkan Gula Darah Secara Alami, Bisa Langsung Dicoba di Rumah
Tanpa Disadari, 4 Makanan Sehari-hari Ini Bisa Merusak Kesehatan Ususmu
Leave a comment