Sahabat.com - Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di Frontiers in Nutrition mengungkap fakta unik soal perbedaan gaya hidup dan pola makan pria dan wanita yang menerapkan diet Mediterania.
Penelitian yang melibatkan lebih dari 4.000 responden dari 10 negara ini menemukan bahwa wanita cenderung lebih sadar dalam memilih makanan sehat, sementara pria unggul dalam aktivitas fisik dan interaksi sosial.
Diet Mediterania sendiri dikenal sebagai salah satu pola makan paling sehat di dunia, kaya akan buah, sayur, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, minyak zaitun, serta rendah daging merah dan makanan olahan. Pola makan ini telah terbukti membantu memperpanjang usia dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti jantung, diabetes tipe 2, hingga obesitas.
Dalam penelitian ini, para peneliti menggunakan MedLife Index untuk mengukur seberapa patuh responden pada prinsip diet Mediterania, mulai dari konsumsi makanan, kebiasaan makan, hingga gaya hidup.
Hasilnya, wanita lebih konsisten membatasi daging merah dan olahan, makan lebih banyak sayuran, rutin menggunakan minyak zaitun serta rempah, dan menghindari makanan ultra-proses. Pria, di sisi lain, lebih unggul dalam mengonsumsi ikan/seafood, kacang-kacangan, dan mengontrol asupan gula lewat minuman manis.
Dari sisi gaya hidup, pria tercatat lebih aktif bergerak dan lebih sering terlibat dalam kegiatan sosial. Namun, wanita cenderung mengalami kualitas tidur yang lebih buruk, durasi tidur lebih pendek, dan tingkat insomnia lebih tinggi. Mereka juga dilaporkan memiliki tingkat stres dan kebutuhan dukungan psikologis serta nutrisi yang lebih besar.
Hubungan antara diet Mediterania dan gaya hidup sehat terlihat jelas dalam penelitian ini. Tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi berkorelasi dengan kualitas hidup yang lebih baik, termasuk kesehatan mental dan metabolisme tubuh. Diet ini juga berpotensi membantu kualitas tidur lewat kestabilan gula darah dan produksi hormon melatonin serta serotonin.
Menurut peneliti utama studi ini, Boujelbane M., hasil riset ini menunjukkan pentingnya strategi kesehatan publik yang mempertimbangkan perbedaan kebutuhan pria dan wanita.
“Pendekatan yang sensitif terhadap gender akan lebih efektif dalam mendorong kepatuhan pada pola makan dan gaya hidup Mediterania,” ujarnya.
Selain itu, penelitian ini juga menegaskan bahwa faktor sosial seperti dukungan komunitas dan interaksi dengan orang lain dapat memengaruhi pilihan makan dan memudahkan seseorang untuk mempertahankan pola hidup sehat.
0 Komentar
Makeup Kedaluwarsa Diam-Diam Bikin Wajah Rusak, Ini Cara Simpel Beresin dan Menyimpannya
Kim Kardashian Buka 2026 dengan Gaya Ekstrem di Aspen, Korset Bulu hingga Mantel Super Dramatis
Tren Makeup 2026 Berubah Total: Clean Girl Ditinggal, Tampilan Bold Kini Jadi Favorit
Camila Mendes Bikin Heboh Lagi, Ganti Warna Rambut Honey Brown dan Disebut Balik Jadi Diri Sendiri
Rahasia Awet Muda 2026: Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Ahli Bisa Bikin Hidup Lebih Panjang
Deretan Film Malam Tahun Baru Paling Seru, Dari Romantis sampai Ikonik Bikin Mood 2026 Naik
Rambut Tipis Auto Tebal! Gaya Layer Ini Jadi Rahasia Seleb Dunia
Leave a comment