4 Tanda Kanker Amandel yang Sering Diabaikan, Jangan Tunggu Terlambat

29 Juni 2026 11:30
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi seseorang memegang area tenggorokan sebagai gambaran gejala kanker amandel dan gangguan kesehatan mulut.

Sahabat.com - Kanker amandel menjadi salah satu penyakit yang sering terlambat dikenali karena gejalanya terlihat seperti gangguan tenggorokan biasa. Banyak orang menganggap sakit tenggorokan, nyeri telinga, atau benjolan kecil sebagai masalah ringan, padahal beberapa tanda tersebut bisa menjadi peringatan awal yang perlu diperiksa.

Perhatian publik terhadap kanker amandel meningkat setelah aktor, penulis, dan produser Moshe Kasher mengungkap dirinya didiagnosis mengalami kanker amandel terkait HPV. Pria berusia 46 tahun itu mengatakan menemukan benjolan pada amandelnya sebelum akhirnya mendapatkan diagnosis. Ia juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan dan vaksin HPV.

Dokter menjelaskan bahwa kanker amandel adalah tumor yang berkembang pada jaringan amandel di bagian belakang tenggorokan. Penyakit ini termasuk dalam kelompok kanker orofaring dan dapat menyerang siapa saja, termasuk orang yang terlihat sehat.

Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah sakit tenggorokan yang tidak kunjung hilang. Menurut dokter spesialis kepala dan leher Daniel L. Faden, kondisi yang perlu diperhatikan adalah nyeri tenggorokan yang menetap dan terjadi hanya di satu sisi. Sebagian orang juga merasakan sensasi seperti ada benda asing di dalam tenggorokan.

Gejala lain yang sering mengecoh adalah nyeri telinga. Dokter menjelaskan bahwa amandel dan telinga memiliki jalur saraf yang saling berhubungan, sehingga gangguan pada amandel dapat terasa sebagai sakit telinga, terutama pada satu sisi meski pemeriksaan telinga terlihat normal.

Bau mulut yang tidak biasa juga dapat menjadi tanda kanker amandel. Hal ini bisa terjadi karena tumor dapat menimbulkan bau, menahan sisa makanan, atau membuat seseorang kesulitan menjaga kebersihan mulut akibat rasa sakit di tenggorokan.

Selain itu, munculnya benjolan di leher juga menjadi salah satu tanda utama. Dokter Faden menyebut benjolan leher tanpa rasa sakit akibat pembengkakan kelenjar getah bening merupakan gejala yang cukup sering ditemukan pada kanker amandel, terutama yang berkaitan dengan HPV.

Gejala lain yang perlu diperhatikan antara lain adanya darah dalam air liur, kesulitan menelan, sulit berbicara, rasa sakit di mulut, serta luka di bagian belakang mulut yang tidak kunjung sembuh.

Meski begitu, munculnya gejala tersebut tidak selalu berarti seseorang terkena kanker amandel. Kondisi seperti radang amandel, infeksi tertentu, batu amandel, atau pembengkakan kelenjar akibat infeksi juga dapat menimbulkan keluhan serupa.

Dokter menyarankan agar masyarakat tidak panik, tetapi juga tidak mengabaikan gejala yang bertahan lama. Jika keluhan berlangsung lebih dari dua minggu, pemeriksaan ke dokter THT sangat dianjurkan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment