Rahasia Awet Kuat di Usia 60 Tahun Terungkap, Ternyata Latihan Ini Jadi Kunci Hidup Aktif dan Bebas Cedera

07 Mei 2026 13:52
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Seorang wanita melakukan latihan kettlebell untuk menjaga kekuatan otot dan kebugaran tubuh di usia lanjut.

Sahabat.com - Banyak orang mengira bertambah usia identik dengan tubuh yang melemah dan aktivitas yang semakin terbatas. Padahal, para ahli kesehatan menyebut latihan angkat beban atau strength training justru bisa menjadi kunci agar tubuh tetap aktif, kuat, dan mandiri hingga usia lanjut.

Pakar fisioterapi Rachel Tavel mengatakan latihan beban membantu tubuh tetap mampu menjalani aktivitas sehari-hari seperti naik tangga, membawa belanjaan, hingga menggendong cucu tanpa kesulitan. Menurutnya, kekuatan otot sangat penting untuk menjaga kualitas hidup seiring bertambahnya usia.

Perempuan sendiri mulai kehilangan massa otot sejak usia 30 tahun dan kondisi ini semakin cepat terjadi setelah menopause akibat perubahan hormon. Karena itu, latihan kekuatan dipercaya mampu menjaga kepadatan tulang, mempertahankan massa otot, serta menurunkan risiko osteoporosis dan cedera.

“Weight training is the fountain of youth,” ujar Abby Bales, pendiri Reform Physical Therapy. Ia menegaskan latihan beban bukan hanya membantu menjaga tulang tetap kuat, tetapi juga mendukung metabolisme dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Selain manfaat fisik, penelitian terbaru juga menemukan latihan resistance training dapat membantu menjaga kesehatan otak dan menurunkan risiko demensia maupun Alzheimer. Tak heran jika olahraga ini kini semakin populer di kalangan usia 50 hingga 60 tahun.

Beberapa gerakan sederhana yang direkomendasikan untuk pemula antara lain squat, step-up, shoulder press, hingga farmer’s carry. Gerakan tersebut membantu melatih keseimbangan, postur tubuh, dan kekuatan otot inti agar tubuh tetap stabil dan tidak mudah jatuh.

Bales menyarankan latihan dilakukan dua hingga tiga kali seminggu dengan beban ringan terlebih dahulu. “Mulailah secara perlahan, bangun konsistensi, dan nikmati prosesnya,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar tidak memaksakan diri jika muncul rasa nyeri saat latihan. Fokus utama bukan pada berat beban, melainkan teknik gerakan yang benar dan konsistensi jangka panjang.

Kini, angkat beban bukan lagi sekadar tren kebugaran, melainkan investasi kesehatan agar tubuh tetap aktif, sehat, dan percaya diri di usia senja.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment