Makan Telur 5 Kali Seminggu Bisa Turunkan Risiko Alzheimer hingga 27 Persen, Benarkah?

07 Mei 2026 12:08
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi telur sebagai menu sarapan sehat yang disebut dapat membantu menurunkan risiko Alzheimer.

Sahabat.com - Telur selama ini dikenal sebagai menu sarapan praktis yang kaya protein dan mudah diolah. Namun siapa sangka, kebiasaan makan telur ternyata juga bisa berdampak besar pada kesehatan otak. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa konsumsi telur secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer hingga 27 persen.

Studi yang dipublikasikan dalam *Journal of Nutrition* ini melibatkan hampir 40 ribu orang dewasa di Amerika Serikat dan dilakukan selama rata-rata 15 tahun. Peneliti memantau pola makan peserta melalui kuesioner serta data kesehatan dari catatan Medicare. Dari total 39.498 peserta, sebanyak 2.858 orang tercatat mengalami Alzheimer selama masa penelitian berlangsung.

Hasilnya cukup menarik. Orang yang mengonsumsi telur satu hingga tiga kali dalam sebulan diketahui memiliki risiko Alzheimer 17 persen lebih rendah dibanding mereka yang jarang atau tidak pernah makan telur. Sementara peserta yang makan telur dua hingga empat kali seminggu memiliki risiko lebih rendah hingga 20 persen.

Penurunan risiko terbesar ditemukan pada kelompok yang mengonsumsi telur sedikitnya lima kali dalam seminggu. Mereka tercatat memiliki risiko Alzheimer 27 persen lebih rendah.

Para peneliti menduga manfaat ini berasal dari kandungan nutrisi dalam telur seperti kolin, vitamin B, dan omega-3 yang dikenal baik untuk fungsi kognitif dan kesehatan otak dalam jangka panjang.

“Penelitian mendukung telur sebagai bagian dari pola makan sehat,” ujar Jisoo Oh, DrPH, MPH, penulis utama studi tersebut. Ia juga menambahkan bahwa pola hidup sehat secara keseluruhan tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan otak.

Meski bukan disebut sebagai obat pencegah Alzheimer, telur dinilai menjadi pilihan makanan sederhana yang dapat mendukung kesehatan tubuh sekaligus fungsi otak. Di tengah meningkatnya jumlah penderita Alzheimer di dunia, menjaga pola makan sehat sejak dini menjadi langkah yang semakin penting untuk diperhatikan.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment