Sahabat.com - Banyak orang fokus pada olahraga kardio seperti jalan kaki, jogging, atau bersepeda untuk menjaga kesehatan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa rahasia hidup lebih panjang ternyata tidak hanya bergantung pada aktivitas aerobik, tetapi juga latihan kekuatan otot.
Studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine menganalisis data lebih dari 147 ribu orang dewasa selama puluhan tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang melakukan latihan kekuatan selama 90 hingga 120 menit per minggu memiliki risiko kematian 13 persen lebih rendah dari berbagai penyebab. Selain itu, risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular turun hingga 19 persen dan risiko kematian akibat penyakit neurologis berkurang sebesar 27 persen.
Manfaat terbesar ditemukan pada kelompok yang mengombinasikan olahraga kardio secara rutin dengan latihan kekuatan selama 60 hingga 119 menit setiap minggu. Kombinasi keduanya dinilai memberikan perlindungan kesehatan yang lebih optimal dibandingkan hanya melakukan satu jenis olahraga saja.
“Pesan terbesar dari penelitian ini adalah orang dewasa sebaiknya melakukan olahraga aerobik dan latihan kekuatan secara bersamaan,” ujar Dr. Caitlyn Mooney, asisten profesor di Departemen Bedah Ortopedi Vanderbilt University Medical Center.
Menurut penulis utama penelitian, Dr. Yiwen Zhang dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, latihan kekuatan membantu meningkatkan massa otot, mengurangi lemak tubuh, memperbaiki pengelolaan gula darah, serta menjaga fungsi fisik. Ia juga menegaskan bahwa olahraga ini dapat membantu mempertahankan kemandirian, mengurangi risiko tubuh menjadi rapuh saat menua, sekaligus meningkatkan kesehatan mental dan kualitas hidup.
Manfaat latihan kekuatan juga terasa dalam aktivitas sehari-hari. “Otot bukan hanya soal penampilan tubuh yang lebih kencang. Otot memberi kekuatan, stabilitas, keseimbangan, kontrol, dan tenaga,” kata fisioterapis Lori Diamos.
Bagi pemula, para ahli menyarankan memulai latihan kekuatan selama 20 hingga 30 menit sebanyak dua kali seminggu. Gerakan sederhana seperti squat, step-up, push-up modifikasi, dan plank sudah cukup efektif untuk membangun kekuatan tubuh. Seiring perkembangan kemampuan, latihan dapat ditingkatkan menggunakan dumbbell, kettlebell, atau resistance band.
Menariknya, para peneliti menemukan bahwa manfaat latihan kekuatan cenderung mencapai titik optimal pada durasi 120 menit per minggu. Artinya, Anda tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam di gym. Dua sesi latihan kekuatan yang terstruktur, ditambah olahraga kardio secara rutin, sudah dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jangka panjang dan membantu meningkatkan peluang hidup lebih lama.
0 Komentar
Cuma 4 Minggu Pilates, Hasilnya Bikin Kaget! Tekanan Darah, Gula Darah, dan Stres Ikut Turun
Rahasia Panjang Umur Terungkap! Kombinasi 2 Jenis Olahraga Ini Terbukti Turunkan Risiko Kematian
Rahasia Awet Bugar Setelah Usia 40 Tahun, Metode Hybrid Training Jadi Tren Kebugaran yang Meledak
Hilary Duff Bongkar Rahasia Tubuh Bugar Jelang Tur Dunia, Andalkan 4 Latihan Kaki Ini
Gen Z Terancam Kanker Kulit Lebih Cepat! Tren Tanning Viral Ini Bikin Dokter Khawatir
Kebiasaan Sederhana yang Diam-Diam Bikin Otak Makin Tajam dan Sulit Menurun Seiring Usia
Leave a comment