Sahabat.com - Tidur bukan sekadar waktu untuk beristirahat. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kualitas tidur yang baik dapat menjadi salah satu kunci hidup lebih panjang, khususnya bagi wanita. Bahkan, para peneliti menemukan wanita yang menerapkan lima kebiasaan tidur sehat berpotensi memiliki harapan hidup hingga 2,4 tahun lebih lama dibanding mereka yang jarang menerapkannya.
Temuan tersebut berasal dari penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology. Peneliti Haibin Li dan Frank Qian menganalisis data 172.321 peserta dari National Health Interview Survey selama periode 1997–2018 yang kemudian dikaitkan dengan catatan kematian nasional hingga akhir 2019.
Hasilnya menunjukkan bahwa wanita berusia 30 tahun yang memiliki lima faktor tidur sehat diperkirakan masih memiliki harapan hidup selama 56,7 tahun, sedangkan wanita yang hanya memiliki nol atau satu kebiasaan tidur sehat memiliki harapan hidup sekitar 54,3 tahun. Selain itu, kelompok dengan kualitas tidur terbaik juga memiliki risiko kematian akibat berbagai penyebab sekitar 30 persen lebih rendah.
Lima kebiasaan tidur yang dimaksud meliputi tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap malam, tidak mengalami kesulitan tidur lebih dari dua kali dalam seminggu, tidak sering terbangun di malam hari, tidak bergantung pada obat tidur, serta bangun dengan tubuh terasa segar setidaknya lima hari dalam seminggu.
"Kami melihat hubungan yang sangat jelas. Semakin banyak kebiasaan tidur sehat yang dimiliki seseorang, semakin rendah pula risiko kematian akibat berbagai penyebab maupun penyakit kardiovaskular," ujar Dr. Frank Qian, dokter penyakit dalam di Beth Israel Deaconess Medical Center.
Ia menambahkan, "Tidur dengan durasi yang cukup saja tidak cukup. Tidur juga harus benar-benar berkualitas, mudah terlelap, dan tidak sering terbangun di malam hari."
Penelitian lain juga menyoroti bahwa gangguan sleep apnea pada wanita kerap tidak terdiagnosis karena gejalanya berbeda dengan pria. Menurut Dr. Raj Dasgupta, pakar tidur dari Keck School of Medicine University of Southern California, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, serangan jantung, gagal jantung hingga stroke jika tidak ditangani.
Untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik, para ahli menyarankan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, menjaga kamar tetap sejuk dan tenang, menghindari penggunaan gawai setidaknya 30 menit sebelum tidur, membatasi kafein pada sore atau malam hari, rutin berolahraga, serta menerapkan pola makan sehat.
0 Komentar
Sulit Tidur Setelah Usia 50? Ini 9 Kebiasaan Sederhana yang Bikin Tidur Lebih Nyenyak Menurut Ahli
Tren Morning Flow Viral di TikTok, Cuma 5 Menit Setiap Pagi Bisa Bikin Tubuh Lebih Segar
Usia 50 Tahun ke Atas? Ternyata Kondisi Kesehatan Bisa Jadi Penentu Keharmonisan Hubungan Cinta
Sebelum Ada Internet, Anak Era 70-an Tumbuh dengan Mitos-Mitos yang Kini Terbantahkan
Leave a comment