Sahabat.com - Memasuki usia 50 tahun bukan berarti kesempatan untuk hidup lebih sehat sudah berakhir. Justru, para ahli menyebut perubahan gaya hidup di usia paruh baya hingga lanjut usia masih mampu meningkatkan kualitas hidup, menjaga kebugaran, sekaligus memperpanjang harapan hidup.
Salah satu langkah paling mudah adalah tetap aktif bergerak. Penelitian terbaru menunjukkan berjalan kaki sekitar 7.000 langkah setiap hari mampu menurunkan risiko penyakit jantung dan kematian dini. Sabrena Jo, Ph.D., Direktur Senior Science and Education di American Council on Exercise, mengatakan, "Padukan kebiasaan berjalan kaki dengan rutinitas yang sudah Anda lakukan, misalnya setelah sarapan atau makan malam."
Selain rutin berjalan, menjaga kesehatan otak juga penting. Terus belajar hal baru, mengikuti kelas, membaca buku, atau berdiskusi mengenai topik yang menarik dapat membantu mempertahankan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.
Mengelola stres juga menjadi kunci. Meditasi, yoga, latihan pernapasan, atau menulis jurnal rasa syukur dapat membantu menjaga kesehatan jantung, otak, dan sistem imun. Pola makan pun tak kalah penting. Ahli gizi kardiologi Michelle Routhenstein, R.D., menjelaskan, "Mengonsumsi 25 hingga 38 gram serat setiap hari di usia paruh baya dapat membantu mengontrol tekanan darah, kolesterol, gula darah, dan lemak perut."
Kesehatan kulit, tulang, hingga kehidupan seksual juga tetap perlu diperhatikan. Dokter Lauren Streicher, M.D., menegaskan bahwa perubahan akibat menopause masih bisa diatasi. "Bahkan jika sudah 20 tahun sejak menopause, perubahan tersebut masih bisa diperbaiki dengan penanganan yang tepat," ujarnya.
Tak hanya kesehatan fisik, menjaga hubungan sosial yang positif dan berani menetapkan batasan dengan orang-orang yang membawa energi negatif juga berpengaruh terhadap kesehatan mental. Begitu pula dengan karier, usia bukan penghalang untuk mencoba tantangan baru jika ingin mencari pekerjaan yang lebih bermakna.
Para ahli juga mengingatkan pentingnya menjaga kepadatan tulang melalui olahraga beban, memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D, serta menghentikan kebiasaan merokok. Menurut J. Taylor Hays, M.D., manfaat berhenti merokok mulai dirasakan hanya dalam hitungan jam, sementara berhenti sekitar usia 60 tahun dapat menambah harapan hidup hingga lima sampai enam tahun.
Tak ada kata terlambat untuk memulai hidup sehat. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten hari ini bisa memberikan manfaat besar bagi kesehatan di masa depan.
0 Komentar
Sulit Tidur Setelah Usia 50? Ini 9 Kebiasaan Sederhana yang Bikin Tidur Lebih Nyenyak Menurut Ahli
Tren Morning Flow Viral di TikTok, Cuma 5 Menit Setiap Pagi Bisa Bikin Tubuh Lebih Segar
Usia 50 Tahun ke Atas? Ternyata Kondisi Kesehatan Bisa Jadi Penentu Keharmonisan Hubungan Cinta
Sebelum Ada Internet, Anak Era 70-an Tumbuh dengan Mitos-Mitos yang Kini Terbantahkan
Leave a comment