Foto Bayi Lamine Yamal Dimandikan Lionel Messi Viral Lagi, Kisah 19 Tahun Lalu yang Kini Jadi Kenyataan di Final Piala Dunia

17 Juli 2026 17:17
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Foto Lionel Messi memandikan bayi Lamine Yamal dalam sesi pemotretan amal UNICEF di Camp Nou pada 2007 yang kembali viral menjelang pertemuan keduanya di final Piala Dunia.

Sahabat.com - Dunia sepak bola kembali dibuat takjub oleh sebuah foto lama yang memperlihatkan Lionel Messi sedang memandikan bayi berusia enam bulan bernama Lamine Yamal. Gambar yang diambil pada 2007 itu kini menjadi simbol perjalanan luar biasa dua generasi pesepak bola yang akhirnya dipertemukan sebagai lawan di final Piala Dunia.

Kala itu, Messi baru berusia 20 tahun dan mulai mencuri perhatian sebagai bintang muda Barcelona lulusan akademi La Masia. Sementara Yamal hanyalah seorang bayi yang datang bersama keluarganya ke Camp Nou setelah memenangkan undian amal yang diselenggarakan harian olahraga Spanyol, *Diario Sport*, untuk menggalang dana bagi UNICEF, sponsor Barcelona saat itu.

Keluarga Yamal, yang berasal dari Mataró, menjadi salah satu pemenang beruntung. Mereka tidak pernah menyangka bayi yang digendong dan dimandikan Messi dalam sesi pemotretan kalender amal tersebut kelak akan mengikuti jejak sang legenda di Barcelona, bahkan menjadi salah satu pemain terbaik dunia.

Foto itu sempat terlupakan selama bertahun-tahun hingga akhirnya kembali viral pada 2024. Ayah Yamal, Mounir Nasraoui, mengunggahnya ke Instagram dengan keterangan, **"Awal dari dua legenda."** Sejak saat itu, kisah di balik foto tersebut menjadi perbincangan hangat para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Fotografer Associated Press, Joan Monfort, yang mengabadikan momen tersebut, mengaku tidak pernah membayangkan hasil pemotretannya akan memiliki makna sebesar ini. "Ini adalah kesempatan satu banding sejuta. Saat itu tidak ada yang bisa membayangkan bayi ini akan menjadi seperti sekarang, begitu juga Messi yang kemudian menjadi legenda sepak bola dunia," ujarnya.

Monfort juga mengenang bahwa proses pemotretan tidak berjalan mudah karena Messi masih sangat pemalu. "Pada awalnya hampir tidak ada interaksi. Namun perlahan semuanya berjalan alami dan akhirnya menghasilkan foto yang sangat indah. Kehadiran ibu Yamal juga sangat membantu agar bayinya merasa nyaman," katanya.

Kini, 19 tahun berselang, takdir mempertemukan keduanya di panggung terbesar sepak bola dunia. Messi yang telah berusia 39 tahun berpeluang menjalani Piala Dunia terakhirnya bersama Argentina, sementara Yamal yang baru berusia 19 tahun menjadi harapan baru Spanyol.

Menanggapi foto ikonik tersebut, Yamal mengaku tersenyum melihat kembali momen masa kecilnya. "Saya sudah tumbuh lebih besar, begitu juga Leo. Semoga saya bisa menghadapi dia di final," ujar Yamal kepada DAZN.

Pertemuan Messi dan Yamal bukan sekadar duel dua negara besar, tetapi juga menjadi simbol estafet generasi. Dari seorang bayi yang pernah berada dalam pelukan Messi, kini Yamal berdiri sejajar sebagai rival di laga paling bergengsi dalam karier sepak bola.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment