Kembang Kol Cepat Layu di Kulkas? Ini Cara Tepat Menjaga Kesegarannya

14 Oktober 2026 12:39
Penulis: Beno Junianto, lifestyle
Kembang Kol (ANTARA)

Sahabat.com - Kembang kol merupakan salah satu sayuran yang mudah diolah menjadi beragam hidangan, mulai dari tumisan, sayuran panggang berwarna keemasan, hingga alternatif nasi rendah karbohidrat. Selain serbaguna, sayuran ini juga mengandung sejumlah nutrisi penting. Namun, penyimpanan yang kurang tepat dapat membuat kembang kol cepat berubah warna, melunak, bahkan membusuk.

Menurut publikasi EatingWell pada Senin (12/10), kembang kol mengandung vitamin C, vitamin K, dan vitamin B6, seperti yang juga ditemukan pada brokoli. Dalam satu cangkir kembang kol terdapat serat dan protein dalam jumlah beberapa gram. Sayuran ini juga memiliki kandungan karbohidrat dan protein lebih rendah dibandingkan brokoli.

Meski demikian, kembang kol memiliki daya tahan yang cukup baik jika disimpan dengan benar. Koki terlatih sekaligus pemilik Ask Chef Dennis, Dennis Littley, menyebut kelembapan sebagai salah satu penyebab utama kembang kol lebih cepat rusak.

Kelembapan berlebih dapat memicu perubahan warna, munculnya bintik-bintik lunak, hingga mempercepat pembusukan. Karena itu, kembang kol sebaiknya disimpan dalam kondisi dingin dan kering di lemari es, idealnya pada laci khusus sayuran.

Petani sekaligus pemilik pertanian sayuran regeneratif The Chef’s Garden di Ohio, Lee Jones, menambahkan bahwa kembang kol membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Jika sayuran dibeli dalam kemasan plastik yang rapat, kemasan tersebut sebaiknya dilepas atau dilonggarkan agar kelembapan tidak terperangkap.

Jones menyarankan penggunaan kantong penyimpanan sayuran yang berpori agar kembang kol tetap mendapatkan sirkulasi udara. Dengan cara tersebut, kembang kol berukuran sedang hingga besar dapat bertahan di lemari es hingga sekitar satu minggu.

Tips Memilih dan Menyimpan Kembang Kol

Agar kembang kol tetap segar dan tidak cepat busuk, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Pilih kembang kol yang padat. Cari yang terasa berat sesuai ukurannya, tidak memiliki cacat, dan tampak segar.

Perhatikan warna dan daunnya. Hindari kembang kol yang mulai terpisah, memiliki daun cokelat, atau tampak layu.

Hindari kemasan plastik yang terlalu rapat. Lepaskan atau longgarkan plastik agar kelembapan tidak terjebak di sekitar sayuran.

Simpan dalam kondisi dingin dan kering. Letakkan kembang kol di laci penyimpanan sayuran dalam lemari es.

Gunakan kantong yang berpori. Kantong khusus sayuran dengan sirkulasi udara dapat membantu menjaga kualitasnya selama penyimpanan.

Kembang kol memang tidak selalu menjadi pilihan utama saat berbelanja sayuran. Namun, kandungan nutrisinya dan kemudahan pengolahannya membuat sayuran ini layak menjadi bagian dari menu sehari-hari.

Dengan memilih kembang kol yang masih segar dan menyimpannya secara tepat, sayuran ini dapat dinikmati lebih lama sekaligus membantu mengurangi makanan yang terbuang akibat pembusukan.

 

Sumber: ANTARA

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment