Sahabat.com - Tubuh yang kehilangan banyak cairan setelah olahraga atau beraktivitas di bawah terik matahari membutuhkan asupan elektrolit untuk menjaga keseimbangan cairan. Selama ini sports drink sering jadi pilihan utama, padahal ada beberapa minuman alami yang ternyata memiliki kandungan elektrolit lebih tinggi dan lebih sehat untuk tubuh.
1. Air Kelapa
Air kelapa menjadi salah satu pilihan terbaik karena kaya kalium dan mengandung sodium alami. Dalam satu gelas air kelapa terdapat sekitar 404 miligram kalium dan 64 miligram sodium. Penelitian terbaru pada 2026 bahkan menyebut air kelapa mampu membantu rehidrasi tubuh sebaik minuman olahraga setelah aktivitas intensitas sedang hingga tinggi.
2. Infused Water Elektrolit
Infused water dengan tambahan elektrolit kini mulai populer karena rendah gula. Minuman ini biasanya mengandung sodium, magnesium, hingga kalsium yang membantu menggantikan mineral tubuh yang hilang lewat keringat. Untuk hasil maksimal, infused water juga bisa dibuat sendiri di rumah dengan campuran lemon, mentimun, daun mint, atau sedikit garam.
3. Jus Buah Alami
Jus jeruk dan jus semangka diketahui kaya kalium yang membantu menjaga hidrasi tubuh setelah olahraga. Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa jus jeruk murni mampu memberikan efek hidrasi hampir setara sports drink tanpa memicu gangguan pencernaan.
4. Susu
Susu masuk dalam daftar minuman pengganti sports drink karena mengandung kombinasi protein, karbohidrat, sodium, dan kalium yang membantu tubuh menahan cairan lebih lama. Minuman ini cocok dikonsumsi setelah aktivitas fisik untuk membantu pemulihan tubuh.
5. Smoothie Buah
Smoothie berbahan buah seperti pisang, beri, dan semangka dapat menjadi pilihan praktis untuk mengembalikan energi sekaligus cairan tubuh. Tambahan yogurt, susu, atau air kelapa juga membuat kandungan elektrolit dan protein di dalamnya semakin lengkap.
Ahli gizi Lindsey DeSoto mengatakan bahwa minuman seperti air kelapa, susu, hingga jus buah dapat memberikan elektrolit setara bahkan lebih tinggi dibanding sports drink, terutama kandungan kaliumnya.
Meski begitu, minuman elektrolit tidak selalu cocok untuk semua orang. Penderita tekanan darah tinggi, gagal ginjal, atau yang menjalani diet rendah sodium disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum rutin mengonsumsinya.
0 Komentar
Bukan Cuma Olahraga! Studi Mengejutkan Ungkap Aktivitas Seni Bisa Perlambat Penuaan hingga 4%
5 Minuman Pengganti Sports Drink yang Lebih Sehat, Air Kelapa hingga Smoothie Jadi Favorit Baru
Rahasia Waktu Sarapan Ini Bikin Gula Darah Lebih Stabil, Energi Auto Ngegas Seharian!
Leave a comment