Sahabat.com - Tubuh sering terasa lelah padahal sudah cukup tidur? Atau belakangan mudah cemas, kram otot, hingga sulit fokus? Kondisi ini ternyata bisa menjadi tanda tubuh kekurangan magnesium, mineral penting yang berperan besar menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
Meski kasus kekurangan magnesium berat tergolong jarang, para ahli menyebut banyak orang sebenarnya tidak mendapatkan asupan magnesium yang cukup setiap hari. Samantha Peterson, ahli gizi sekaligus pendiri Simply Wellness, mengatakan magnesium adalah mineral penting yang bekerja diam-diam dalam ratusan proses tubuh.
“Magnesium adalah mineral yang mendukung produksi energi, menjaga tekanan darah, kadar gula darah, serta membantu fungsi otot dan saraf,” jelas Peterson.
Kurangnya konsumsi sayuran hijau, kacang-kacangan, dan makanan alami menjadi salah satu penyebab utama rendahnya asupan magnesium. Selain itu, makanan olahan yang banyak dikonsumsi masyarakat modern juga kehilangan sebagian besar kandungan mineral penting selama proses produksi.
Beberapa gejala kekurangan magnesium yang paling sering muncul antara lain tubuh mudah lelah, otot sering kram terutama di malam hari, mata berkedut, sulit tidur, sakit kepala, hingga detak jantung tidak beraturan. Bahkan, kondisi emosional seperti mudah marah, stres berlebihan, dan perubahan mood mendadak juga bisa dipicu oleh rendahnya kadar magnesium dalam tubuh.
“Ketika magnesium rendah, otak dan otot bisa bekerja terlalu aktif sehingga seseorang merasa tegang, gelisah, dan sulit rileks,” ujar Peterson.
Tak hanya itu, keinginan mengonsumsi makanan manis secara berlebihan juga dapat menjadi sinyal tubuh kekurangan magnesium. Mineral ini diketahui membantu menjaga kestabilan gula darah sehingga ketika kadarnya menurun, tubuh lebih mudah merasa lapar dan mengidam gula.
Dalam jangka panjang, kekurangan magnesium juga berisiko memengaruhi kesehatan tulang karena mineral ini membantu tubuh menyerap kalsium dan vitamin D secara optimal.
Untuk meningkatkan kadar magnesium, ahli menyarankan memperbanyak konsumsi makanan seperti biji labu, almond, sayuran hijau, beras merah, dan kacang hitam. Suplemen magnesium juga bisa menjadi pilihan, namun tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
0 Komentar
Minum Omega-3 Setiap Hari Bikin Otak Lebih Tajam? Studi Terbaru Ungkap Fakta Mengejutkan
Anak di Bawah 2 Tahun Sering Main Gadget? Studi Ungkap 9 Risiko Serius untuk Tumbuh Kembang
Banyak yang Salah Pakai Inhaler! Dokter Ungkap Cara Benar agar Asma Tetap Terkendali
Suka Makan Bawang? Penelitian Ungkap Risiko Diabetes dan Hipertensi Bisa Lebih Rendah
Sering Dianggap Tidak Sehat, Camilan Ini Justru Baik untuk Jantung Menurut Ahli Gizi
Puasa untuk Kesehatan Ternyata Tak Cuma Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Fakta yang Wajib Diketahui
4 Gerakan Olahraga yang Bikin Tubuh Tetap Kuat di Usia Tua
Masih Sering Mandi Asal-asalan? Ahli Ungkap 10 Kesalahan yang Bisa Ganggu Tidur dan Kesehatan Kulit
Leave a comment