AirPods Pro Kini Bisa Jadi Alat Bantu Dengar Resmi, Solusi Praktis untuk Deteksi Gangguan Pendengaran

06 Juli 2026 14:28
Penulis: Alamsyah, lifestyle
AirPods Pro kini dilengkapi fitur Hearing Aid yang telah memperoleh persetujuan FDA untuk membantu mendeteksi dan menangani gangguan pendengaran ringan hingga sedang.

Sahabat.com - AirPods selama ini sering dikaitkan dengan kebiasaan mendengarkan audio dengan volume tinggi yang berisiko merusak pendengaran. Namun kini, perangkat tersebut justru menghadirkan solusi baru. Apple menghadirkan fitur Hearing Aid pada AirPods Pro yang telah memperoleh persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu dengar over-the-counter (OTC) atau tanpa resep dokter.

Fitur ini tersedia pada AirPods Pro 2 dan AirPods Pro 3. Pengguna cukup menjalankan tes pendengaran melalui iPhone yang terhubung dengan earbud. Prosesnya hanya memerlukan waktu sekitar lima menit dan akan menghasilkan profil pendengaran yang dapat disimpan maupun dibagikan. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan gangguan pendengaran ringan hingga sedang, AirPods akan secara otomatis menyesuaikan penguatan suara berdasarkan kebutuhan masing-masing pengguna sehingga percakapan dan suara di sekitar terdengar lebih jelas.

Persetujuan FDA diberikan setelah Apple melakukan uji klinis terhadap 118 peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AirPods Pro yang disesuaikan sendiri oleh pengguna mampu memberikan performa yang sebanding dengan alat bantu dengar profesional dalam membantu memahami percakapan, terutama di lingkungan yang bising. Penelitian lain yang dipublikasikan dalam *Yonsei Medical Journal* juga menemukan teknologi tersebut mampu meningkatkan kejelasan suara dan pengenalan kata pada penderita gangguan pendengaran ringan hingga sedang.

Penulis penelitian juga menegaskan bahwa gangguan pendengaran merupakan salah satu faktor risiko demensia yang paling mudah dimodifikasi. "Gangguan pendengaran merupakan salah satu faktor risiko demensia yang paling mudah diubah, sehingga penanganan sejak dini sangat penting," tulis para peneliti.

Menurut dokter geriatri Cleveland Clinic, Dr. Ardeshir Hashmi, sekitar 75 persen orang dewasa yang mengalami penurunan pendengaran akibat usia belum mendapatkan penanganan, padahal kondisi tersebut sangat memungkinkan untuk diobati. Biaya alat bantu dengar yang mahal dan stigma sosial masih menjadi alasan utama banyak orang menunda pemeriksaan.

Meski begitu, fitur Hearing Aid pada AirPods Pro bukanlah pengganti pemeriksaan medis secara menyeluruh. Teknologi ini hanya ditujukan bagi pengguna dengan gangguan pendengaran ringan hingga sedang. Jika keluhan semakin berat, pemeriksaan oleh dokter spesialis tetap menjadi langkah yang paling disarankan. Namun, kehadiran fitur ini membuka peluang bagi lebih banyak orang untuk mendeteksi masalah pendengaran lebih awal dengan cara yang lebih mudah dan terjangkau.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment