Minum Omega-3 Setiap Hari Bikin Otak Lebih Tajam? Studi Terbaru Ungkap Fakta Mengejutkan

06 Juli 2026 17:10
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi hasil pemindaian otak. Penelitian terbaru menemukan suplemen minyak ikan omega-3 mencapai otak, tetapi belum terbukti meningkatkan fungsi kognitif atau mencegah Alzheimer.

Sahabat.com - Suplemen minyak ikan omega-3 sudah lama dikenal sebagai salah satu produk kesehatan yang dipercaya mampu menjaga fungsi otak, meningkatkan daya ingat, hingga membantu mencegah penyakit Alzheimer. Tak heran jika jutaan orang rutin mengonsumsinya setiap hari. Namun, penelitian terbaru justru menghadirkan temuan yang cukup mengejutkan.

Studi yang dilakukan Keck Medicine of USC terhadap orang lanjut usia yang berisiko mengalami Alzheimer menemukan bahwa kandungan omega-3 memang berhasil mencapai otak. Peneliti mencatat adanya peningkatan kadar DHA, salah satu jenis asam lemak omega-3, hingga 17 persen di cairan serebrospinal yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang.

Meski demikian, manfaat yang selama ini diyakini ternyata belum terbukti. Hasil penelitian menunjukkan peserta yang mengonsumsi suplemen omega-3 tidak mengalami peningkatan kemampuan mengingat maupun fungsi kognitif dibandingkan kelompok yang hanya menerima plasebo.

Pencitraan otak juga menunjukkan bahwa suplemen ini tidak mampu memperlambat proses penuaan otak ataupun mencegah penyusutan hipokampus, area otak yang berperan penting dalam pembentukan memori.

Peneliti juga menemukan faktor genetik diduga ikut memengaruhi hasil tersebut. Hampir separuh peserta memiliki gen APOE4 yang diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko Alzheimer. Kondisi ini diduga membuat cara otak memanfaatkan omega-3 menjadi berbeda, meski masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikannya.

Sebaliknya, para peneliti menilai memperoleh omega-3 dari pola makan sehat seperti diet Mediterania kemungkinan memberikan manfaat yang lebih baik dibandingkan hanya mengandalkan suplemen. Mereka juga menekankan bahwa olahraga rutin, tidur yang cukup, dan pola makan seimbang tetap menjadi kunci utama menjaga kesehatan otak.

"Omega-3 memang berhasil mencapai otak, tetapi hal itu tidak secara otomatis menghasilkan manfaat pada fungsi kognitif," ungkap tim peneliti berdasarkan hasil studi tersebut.

Temuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa belum ada suplemen tunggal yang dapat menjadi solusi untuk menjaga daya ingat atau mencegah Alzheimer. Pendekatan yang menggabungkan gaya hidup sehat, nutrisi seimbang, serta penelitian mengenai terapi baru dinilai masih menjadi harapan terbaik untuk menjaga kesehatan otak dalam jangka panjang.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment