Stop Konsumsi Produk Susu? Ini yang Terjadi pada Tubuh, dari Berat Badan Turun hingga Kulit Lebih Bersih

15 Mei 2026 13:15
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi produk susu seperti susu sapi, yogurt, dan keju yang banyak dikonsumsi sehari-hari.

Sahabat.com - Mengurangi atau bahkan berhenti mengonsumsi produk susu kini jadi gaya hidup yang banyak dipilih, terutama oleh mereka yang ingin hidup lebih sehat, menurunkan berat badan, atau mengatasi masalah pencernaan. Namun, apa sebenarnya yang terjadi pada tubuh saat kita tidak lagi minum susu, makan keju, yogurt, atau es krim?

Ahli gizi Jillian Kubala, RD, mengungkapkan bahwa menghentikan konsumsi dairy atau produk susu bisa memberikan sejumlah perubahan pada tubuh, baik positif maupun negatif. Salah satu manfaat yang paling cepat dirasakan adalah hilangnya gejala intoleransi laktosa. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak mampu mencerna laktosa, gula alami yang terdapat dalam susu sapi.

“Orang dengan intoleransi laktosa biasanya mengalami kembung, gas berlebih, hingga diare setelah mengonsumsi produk susu,” jelas Jillian Kubala. Dengan menghentikan konsumsi dairy, gangguan pencernaan tersebut umumnya ikut menghilang.

Tak hanya itu, beberapa penelitian juga menemukan bahwa produk susu dapat memicu jerawat pada sebagian orang. Kandungan hormon seperti insulin dan IGF-1 dalam susu disebut dapat meningkatkan produksi minyak dan peradangan pada kulit. Karena itu, menghentikan konsumsi susu selama beberapa minggu bisa membantu kulit tampak lebih bersih dan sehat.

Di sisi lain, berhenti mengonsumsi produk susu juga memiliki risiko jika tidak diimbangi asupan nutrisi lain. Susu dikenal sebagai sumber utama kalsium, vitamin D, dan protein yang penting untuk kesehatan tulang dan tubuh secara keseluruhan. Jika dairy dihilangkan tanpa pengganti yang tepat, tubuh bisa kekurangan nutrisi penting tersebut.

Selain itu, beberapa orang juga mengalami penurunan berat badan setelah mengurangi produk susu, terutama makanan tinggi kalori seperti keju dan susu full cream. Namun hasilnya tetap bergantung pada pola makan secara keseluruhan.

Produk susu seperti yogurt dan cottage cheese juga mengandung protein tinggi yang membantu menjaga massa otot dan membuat kenyang lebih lama. Karena itu, penting untuk mencari sumber protein lain jika memutuskan berhenti mengonsumsi dairy.

Pada akhirnya, menghentikan konsumsi susu bisa membawa manfaat tertentu, terutama bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa atau masalah kulit. Namun, keseimbangan nutrisi tetap harus diperhatikan agar tubuh tetap sehat dan bertenaga.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment