Sahabat.com - Banyak orang memilih salad saat makan di restoran karena dianggap sebagai menu paling sehat. Namun, ahli gizi dari Virta Health, Theresa Link, mengingatkan bahwa anggapan ini tidak selalu benar. Salad yang terlihat ringan justru bisa mengandung kalori lebih tinggi dibanding makanan cepat saji seperti burger.
“Salad bisa sangat kaya nutrisi, tetapi juga bisa sangat tinggi kalori tergantung bahan yang digunakan. Bahkan ada yang mencapai 1.200 hingga 1.500 kalori,” ujar Theresa Link.
Kesalahan utama biasanya terletak pada tambahan topping seperti ayam goreng, bacon, keju, alpukat, kacang, serta dressing krim yang digunakan berlebihan. Porsi restoran yang besar juga membuat jumlah kalori meningkat tanpa disadari.
“Banyak orang terjebak pada anggapan bahwa salad selalu sehat, padahal kombinasi beberapa bahan tinggi kalori bisa mengubahnya menjadi makanan berat,” jelasnya.
Ia menyarankan memilih sayuran rendah kalori seperti mentimun, brokoli, wortel, dan jamur, serta meminta dressing dipisah agar lebih mudah mengontrol asupan. Pemilihan topping yang lebih bijak juga penting agar salad tetap seimbang dan tidak berlebihan kalori.
0 Komentar
Studi Ungkap Makanan Fermentasi Lebih Ampuh Sehatkan Usus daripada Tinggi Serat, Benarkah?
Mau Berat Badan Turun? Studi Harvard Ungkap Karbohidrat Terbaik dan Terburuk untuk Diet
Jangan Asal Ikut Diet Mediterania! Ahli Gizi Ungkap 6 Kesalahan yang Bisa Menggagalkan Hasilnya
7 Makanan Terbaik untuk Otak, Ahli Ungkap Rahasia Meningkatkan Daya Ingat dan Cegah Risiko Demensia
Sering Makan Daging Merah Setiap Hari? Ini Dampaknya pada Tekanan Darah Menurut Ahli
Wabah Infeksi Usus Cyclosporiasis Meningkat, Jangan Anggap Remeh Diare yang Tak Kunjung Sembuh
Pemanis Buatan Ternyata Tak Selalu Aman, 9 Dampak Mengejutkan yang Bisa Mengancam Kesehatan
Fakta Terbaru soal MSG Terungkap, Ternyata Micin Tak Seberbahaya yang Selama Ini Dipercaya
Leave a comment