Sahabat.com - Karbohidrat sering menjadi "tersangka utama" saat seseorang ingin menurunkan berat badan. Padahal, tidak semua karbohidrat berdampak buruk. Penelitian terbaru dari Harvard justru menunjukkan bahwa memilih jenis karbohidrat yang tepat dapat membantu mengontrol berat badan sekaligus menjaga kesehatan tubuh.
Penelitian yang melibatkan lebih dari 136.000 peserta selama hampir 28 tahun ini menganalisis hubungan antara konsumsi karbohidrat dan perubahan berat badan. Hasilnya menunjukkan bahwa kualitas karbohidrat lebih penting daripada sekadar mengurangi jumlahnya.
Karbohidrat terbaik berasal dari sayuran nontepung seperti brokoli, bayam, dan kembang kol. Jenis makanan ini rendah kalori, tetapi kaya vitamin, mineral, dan serat sehingga membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Peneliti juga menemukan bahwa menambah sekitar 100 gram sayuran nontepung setiap hari berkaitan dengan kenaikan berat badan yang lebih rendah dalam jangka panjang.
Makanan tinggi serat, termasuk buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh, juga menjadi pilihan terbaik. Menambah asupan serat sekitar 10 gram per hari dapat membantu mengurangi risiko kenaikan berat badan karena memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu mengontrol nafsu makan.
Sebaliknya, karbohidrat yang berasal dari gula tambahan, biji-bijian olahan seperti nasi putih dan roti putih, makanan ultra-proses, serta minuman manis menjadi kelompok yang paling berisiko memicu kenaikan berat badan. Jenis makanan ini umumnya tinggi kalori, rendah serat, dan dapat menyebabkan lonjakan gula darah lebih cepat.
Kentang dan sayuran berpati sebenarnya masih dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Namun, para peneliti menekankan bahwa cara pengolahannya menjadi kunci. Kentang rebus atau panggang jauh lebih baik dibanding kentang goreng yang mengandung lebih banyak lemak dan kalori.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa menjaga berat badan bukan berarti menghindari karbohidrat sepenuhnya. Kuncinya adalah memilih karbohidrat yang kaya nutrisi, tinggi serat, serta membatasi makanan olahan dan minuman tinggi gula sebagai bagian dari gaya hidup sehat dalam jangka panjang.
0 Komentar
Blueberry Vs Anggur, Mana yang Lebih Sehat? Ini Buah yang Unggul dalam Vitamin dan Serat
Jangan Remehkan Omega-3! Ini 5 Manfaat Luar Biasa untuk Jantung, Otak, hingga Kesehatan Mental
Bukan Kopi! Ahli Gizi Ungkap Sarapan yang Bikin Energi Stabil Seharian Tanpa Mudah Lemas
Leave a comment