Sahabat.com - Menjaga kadar gula darah tetap stabil menjadi perhatian penting bagi banyak orang, terutama mereka yang memiliki prediabetes, diabetes, atau sedang berusaha hidup lebih sehat. Lonjakan gula darah memang tidak selalu bisa dihindari, namun kabar baiknya, ada cara alami dan sederhana yang bisa membantu menurunkannya dengan cepat, yaitu melalui gerakan tubuh.
Dokter spesialis endokrinologi Victoria Finn, MD, menjelaskan bahwa untuk penderita diabetes tipe 2, bergerak aktif sering kali menjadi metode alami tercepat untuk menurunkan lonjakan gula darah. “Saat kadar gula darah naik, artinya terdapat kelebihan glukosa di dalam aliran darah. Gerakan membuat otot berkontraksi dan membutuhkan energi, dan salah satu sumber energi tercepat adalah glukosa,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Brooke Bussard, MD, pelatih kesehatan kedokteran gaya hidup. Menurutnya, ketika otot bekerja, tubuh akan menarik glukosa langsung dari darah tanpa harus bergantung sepenuhnya pada insulin. “Inilah alasan mengapa aktivitas singkat pun bisa memberikan efek nyata pada penurunan gula darah,” kata Bussard.
Aktivitas fisik yang dimaksud tidak harus olahraga berat. Jalan cepat, naik turun tangga, atau gerakan sederhana seperti squat sangat membantu karena melibatkan kelompok otot besar seperti paha dan bokong. Bussard menyarankan gerakan duduk-berdiri dari kursi sebanyak 10–15 kali sebagai opsi praktis yang bisa dilakukan siapa saja di rumah.
Namun, bagi penderita diabetes tipe 1, insulin tetap menjadi langkah utama saat gula darah melonjak. Finn menegaskan bahwa insulin adalah satu-satunya cara utama untuk membersihkan kelebihan glukosa dari darah. Setelah insulin diberikan, jalan santai dapat membantu mempercepat penurunan gula darah, selama tidak ada risiko ketoasidosis diabetik. “Jika gula darah sangat tinggi dan keton terdeteksi, olahraga justru bisa memperburuk kondisi,” jelas Bussard.
Lebih dari sekadar solusi cepat, kebiasaan aktif secara rutin juga berdampak jangka panjang. Olahraga teratur membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan kemampuan otot menggunakan glukosa dengan lebih efisien. Penelitian juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik rutin dapat membantu mencegah, menunda, bahkan membuat diabetes tipe 2 mengalami remisi. Pada akhirnya, gerak aktif bukan hanya soal olahraga, tapi gaya hidup sederhana yang memberi manfaat besar bagi kesehatan gula darah.
0 Komentar
Dokter Ungkap Trik Simpel Turunkan Gula Darah Secara Alami, Bisa Langsung Dicoba di Rumah
Liburan Berujung Duka, Penumpang Lansia Meninggal Usai Naik Roller Coaster Universal Orlando
Usia 35 Jadi Titik Balik Tubuh Melemah? Studi 50 Tahun Ini Bikin Kaget
Alat Getar Ini Lagi Viral di Gym, Benarkah Bisa Bakar Lemak Tanpa Capek?
Leave a comment