Flu atau Pilek? Jangan Salah Tebak, Ini Cara Mudah Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat!

25 Februari 2026 13:09
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi perempuan memeriksa suhu tubuh saat mengalami gejala flu atau pilek di rumah.

Sahabat.com - Merasa hidung mulai meler, tenggorokan gatal, dan badan tak enak? Bisa jadi itu hanya pilek biasa. Tapi kalau tiba-tiba badan meriang hebat disertai nyeri sekujur tubuh, jangan-jangan itu flu. Meski terdengar mirip, gejala flu dan pilek punya perbedaan yang cukup signifikan dan penting untuk dikenali sejak awal.

Menurut data dari American Lung Association, rata-rata orang dewasa bisa mengalami pilek dua hingga tiga kali dalam setahun. Sementara itu, laporan musim flu 2025-2026 dari Centers for Disease Control and Prevention mencatat jutaan kasus flu dengan ratusan ribu rawat inap. Angkanya tidak main-main.

Pilek biasanya datang perlahan. Diawali tenggorokan terasa kasar atau hidung berair, lalu berkembang menjadi bersin, hidung tersumbat, batuk ringan, dan sedikit pembengkakan kelenjar. Gejalanya cenderung ringan dan masih memungkinkan Anda beraktivitas. Istirahat cukup, minum air putih, serta obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau parasetamol bisa membantu meredakan keluhan. Umumnya, pilek sembuh dalam 7–10 hari.

Sebaliknya, flu menyerang lebih cepat dan terasa lebih berat. Siang hari mungkin hanya merasa tidak enak badan, tapi malamnya bisa langsung demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, menggigil, bahkan mual dan diare. Flu biasanya membuat Anda harus benar-benar beristirahat selama tiga hingga tujuh hari. Dokter bisa saja meresepkan antivirus seperti Tamiflu untuk mempercepat pemulihan.

Spesialis penyakit infeksi dari Mayo Clinic, Nipunie Rajapakse, M.D., mengingatkan bahwa sakit kepala ekstrem, leher kaku, dan sensitif terhadap cahaya bisa menjadi tanda meningitis dan perlu penanganan medis segera. Jika demam di atas 38°C tak kunjung turun, sulit bernapas, muntah parah, atau gejala lebih dari dua minggu, segera periksa ke dokter.

Untuk meredakan gejala secara alami, Anda bisa berkumur air garam, minum teh jahe atau chamomile, mengonsumsi madu, menggunakan humidifier, hingga menikmati sup ayam hangat. Menurut Glenn Wortmann, M.D., dari MedStar Washington Hospital Center, “Menjaga tubuh tetap terhidrasi membantu saluran napas menghasilkan cukup cairan untuk menjebak virus agar lebih mudah dikeluarkan.”

Intinya, kenali sinyal tubuh Anda. Dengan memahami perbedaan gejala flu dan pilek, Anda bisa mengambil langkah tepat lebih cepat dan kembali beraktivitas tanpa drama berkepanjangan.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment