Sahabat.com - Pernah nambah satu potong pizza padahal sudah kenyang? Atau tanpa sadar ngemil cuma karena bosan, stres, atau kurang tidur? Tenang, kamu tidak sendirian. Kebiasaan makan berlebihan atau overeating memang sering terjadi dan bisa berdampak pada kenaikan berat badan, obesitas, hingga gangguan kesehatan lain jika dibiarkan terus-menerus.
Menurut tinjauan medis yang ditelaah oleh Craig Primack, MD, konsumsi kalori berlebih secara kronis—terutama dari lemak dan gula tambahan—berkontribusi besar terhadap kenaikan berat badan. “Menemukan alasan di balik kebiasaan makan berlebihan adalah langkah pertama untuk memutus polanya,” jelasnya.
Overeating bisa dipicu banyak hal, mulai dari kebiasaan lama, emotional eating, kurang tidur, hingga “food noise” atau pikiran obsesif tentang makanan. Bahkan, rasa lapar yang ditahan karena melewatkan waktu makan juga bisa membuat kamu kalap di waktu berikutnya.
Lalu bagaimana cara mengatasi makan berlebihan secara sehat? Mulailah dengan mindful eating. Coba berhenti sejenak sebelum makan dan tanyakan pada diri sendiri: benar lapar atau hanya ingin pelarian? Makan lebih pelan, kunyah dengan sadar, dan hentikan saat sudah merasa cukup, bukan saat perut terasa penuh sekali.
Asupan protein dan serat juga penting untuk mengontrol nafsu makan. Pilih sumber protein seperti ayam, telur, tahu, ikan, serta perbanyak sayur, buah, dan biji-bijian utuh agar kenyang lebih lama. Minum air putih sebelum makan dapat membantu mengurangi porsi berlebihan karena kadang rasa haus disalahartikan sebagai lapar.
Tidur minimal tujuh jam per malam dan kelola stres lewat meditasi, journaling, atau olahraga ringan juga terbukti membantu menekan keinginan ngemil emosional. Trik sederhana lain yang efektif adalah menggunakan piring dan sendok lebih kecil agar porsi makan otomatis lebih terkontrol.
Jika kamu merasa sulit mengendalikan makan, sering merasa bersalah setelah makan, atau mengalami episode makan dalam jumlah besar sekaligus, konsultasi dengan tenaga kesehatan bisa menjadi langkah bijak. Dukungan profesional, konseling gizi, hingga terapi perilaku dapat membantu memperbaiki hubunganmu dengan makanan.
Mengontrol nafsu makan bukan soal menahan diri secara ekstrem, melainkan memahami kebutuhan tubuh dan mengenali pemicunya. Dengan pola makan sehat, tidur cukup, dan manajemen stres yang baik, kamu bisa menghentikan kebiasaan makan berlebihan dan menjaga berat badan tetap ideal.
0 Komentar
Cuma 30 Menit Angkat Beban 2 Kali Seminggu, Otot Langsung Tumbuh? Ini Kata Studi Terbaru!
Minum Aspirin Setiap Hari Cegah Kanker Usus? Studi Terbaru Bongkar Fakta Mengejutkan Ini!
Flu atau Pilek? Jangan Salah Tebak, Ini Cara Mudah Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat!
Leave a comment