Rahasia Kulit Awet Muda Terungkap! Ternyata Penuaan Kulit Ada 2 Jenis Ini

10 April 2026 13:21
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi seseorang menutupi wajah, menggambarkan tanda-tanda penuaan kulit yang sering muncul tanpa disadari.

Sahabat.com - Penuaan adalah hal yang tidak bisa dihindari, termasuk pada kulit. Namun menariknya, tanda-tanda penuaan pada setiap orang bisa terlihat sangat berbeda. Ada yang mulai melihat flek hitam akibat paparan matahari, sementara yang lain lebih dulu mengalami garis halus yang mirip dengan orang tuanya. Ternyata, semua ini dipengaruhi oleh dua jenis penuaan kulit yang berbeda.

“Faktor penyebab penuaan terbagi menjadi dua kategori besar, yaitu faktor eksternal dan internal,” jelas Dr. Kavita Mariwalla. Faktor eksternal berasal dari gaya hidup dan lingkungan seperti paparan sinar matahari, polusi, hingga kebiasaan merokok. Sementara faktor internal berkaitan dengan genetik dan proses alami tubuh.

Penuaan akibat faktor luar biasanya terlihat dari warna kulit tidak merata, munculnya kerutan di area yang sering terpapar matahari, hingga pori-pori tampak lebih besar. “Stres dari lingkungan dapat merusak DNA kulit dan mempercepat penurunan kolagen,” ujar Maegan Griffin. Hal ini membuat kulit tampak lebih cepat tua dibanding usia sebenarnya.

Kabar baiknya, jenis penuaan ini masih bisa dikendalikan. Penggunaan sunscreen setiap hari menjadi langkah paling penting. “Penggunaan sunscreen bukan pilihan, tapi keharusan,” tegas Dr. Jessica Weiser. Selain itu, menambahkan antioksidan seperti vitamin C dalam rutinitas skincare juga membantu melindungi kulit dari radikal bebas dan memperbaiki tekstur kulit.

Di sisi lain, penuaan alami terjadi seiring bertambahnya usia. Produksi kolagen menurun, kulit menjadi lebih tipis dan kehilangan elastisitas. Meski terdengar tidak bisa dicegah, gaya hidup tetap berperan besar. Pola makan sehat, olahraga, serta menjaga kualitas tidur dapat membantu memperlambat proses ini.

Menariknya, hubungan sosial dan tingkat stres juga ikut memengaruhi kondisi kulit. Stres berlebih dapat meningkatkan hormon kortisol yang berdampak pada elastisitas dan kelembapan kulit. Sebaliknya, waktu berkualitas bersama orang terdekat justru membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam.

Pada akhirnya, merawat kulit bukan hanya soal produk mahal, tetapi juga konsistensi dan gaya hidup. Dengan memahami jenis penuaan yang terjadi, kamu bisa mengambil langkah yang lebih tepat untuk menjaga kulit tetap sehat dan tampak lebih muda lebih lama.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment