Sahabat.com - Gorengan memang sangat populer di Indonesia dan seringkali menjadi pilihan makanan sehari-hari.
Namun, makanan ini seringkali dikaitkan dengan risiko hipertensi karena kandungan lemak jenuh dan kalori yang tinggi, yang dapat menyebabkan obesitas, diabetes, dan tekanan darah tinggi.
Meski sulit untuk menghindari gorengan, ada beberapa cara untuk mengonsumsinya dengan lebih sehat.
Ahli penyakit dalam, dr. RA Adaninggar Primadia N, SpPD-KGH, menjelaskan bahwa fokus utama adalah pada kandungan lemak dalam gorengan.
"Lemak jenuh, yang banyak ditemukan dalam minyak dan produk seperti mentega, bisa berisiko bagi kesehatan. Sebaliknya, lemak tidak jenuh, yang ditemukan dalam minyak nabati seperti olive oil dan canola oil, lebih baik untuk kesehatan," ujar dr. Ning.
Jika ingin menggoreng makanan, pilihlah minyak yang mengandung lemak tidak jenuh. Selain itu, menggunakan air fryer dapat membantu mengurangi jumlah kalori dari minyak.
Namun, jika biaya menjadi pertimbangan, Anda masih bisa menggunakan minyak biasa, tetapi dalam jumlah yang lebih sedikit. Hindari teknik deep-fried dan batasi penggunaan minyak sesuai dengan pedoman Kemenkes, yakni tidak lebih dari 5 sendok makan sehari.
0 Komentar
Rahasia Makan Pasta Tanpa Takut Gula Darah Naik, Ahli Gizi Ungkap Trik Simpel yang Jarang Diketahui!
Sayuran Aneh Ini Ternyata Rahasia Sehat Usus, Kaya Prebiotik dan Bikin Kenyang Lebih Lama!
Sering Makan Makanan Instan? Pengawet Ini Diam-Diam Tingkatkan Risiko Diabetes dan Kanker
Brokoli vs Kembang Kol: Mana yang Lebih Sehat dan Bikin Langsing? Jawabannya Bikin Kaget
Makan Keju Berlemak Bisa Jaga Otak? Studi Ini Bikin Penasaran
Leave a comment