Cuma 10 Menit Olahraga Sehari, Risiko Kanker Usus Bisa Turun Drastis!

13 Januari 2026 12:02
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi dokter berdiskusi dengan pasien mengenai perawatan kesehatan dan pencegahan penyakit.

Sahabat.com - Gaya hidup aktif kembali menunjukkan manfaat mengejutkan. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa olahraga singkat berdurasi sekitar 10 menit saja ternyata bisa memberi dampak besar pada risiko kanker usus besar. Penelitian ini membuka pandangan baru bahwa menjaga kesehatan tidak selalu harus lewat olahraga lama dan melelahkan.

Riset yang dipublikasikan dalam *International Journal of Cancer* melibatkan 30 orang dewasa dengan kategori kelebihan berat badan dan obesitas. Para peserta diminta melakukan olahraga intensitas tinggi berupa bersepeda ala high-intensity interval training selama kurang lebih 10 menit. Sebelum dan sesudah olahraga, peneliti mengambil sampel darah untuk dianalisis lebih lanjut di laboratorium.

Hasilnya cukup mengejutkan. Darah yang diambil setelah olahraga menunjukkan perubahan komposisi yang signifikan. Ketika serum darah tersebut dipaparkan ke sel kanker usus di laboratorium, terjadi perubahan aktivitas gen pada sel kanker. Gen yang berperan dalam perbaikan DNA menjadi lebih aktif, sementara sinyal yang memicu pertumbuhan sel tak terkendali justru menurun.

Penulis studi menyatakan bahwa olahraga singkat dapat dengan cepat mengubah kandungan darah sehingga memengaruhi perilaku sel kanker, setidaknya dalam kondisi laboratorium. Mereka menegaskan, “Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik singkat namun intens bisa memicu respons biologis yang berpotensi menurunkan risiko kanker dalam jangka panjang.”

Meski demikian, para peneliti mengingatkan bahwa studi ini belum membuktikan olahraga sebagai pengobatan atau pencegahan langsung kanker usus. Penelitian dilakukan pada sel kanker di luar tubuh manusia dan tidak menelusuri risiko kanker dalam jangka panjang. Namun, temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian sebelumnya yang konsisten mengaitkan olahraga rutin dengan penurunan risiko kanker kolorektal.

Bagi banyak orang dengan jadwal padat, kabar ini tentu melegakan. Olahraga singkat kini terasa lebih realistis dan tetap bermanfaat. Studi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa sedikit gerak tetap jauh lebih baik daripada tidak sama sekali. Menyempatkan 10 menit bergerak setiap hari bisa jadi langkah kecil dengan dampak besar bagi kesehatan tubuh.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment