Sahabat.com - Kebiasaan menambahkan garam berlebih pada makanan ternyata bukan cuma berdampak pada tekanan darah, tetapi juga bisa memengaruhi kesehatan otak. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa konsumsi garam tinggi diduga berkaitan dengan penurunan daya ingat yang lebih cepat, terutama pada pria lanjut usia.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Neurobiology of Aging itu melibatkan lebih dari 1.200 lansia sehat di Australia selama enam tahun. Para peneliti memantau pola makan sekaligus kemampuan kognitif peserta, termasuk daya ingat, perhatian, kemampuan bahasa, hingga fungsi otak yang berkaitan dengan gejala awal Alzheimer.
Hasilnya menunjukkan bahwa pria dengan asupan garam tinggi mengalami penurunan kemampuan mengingat kejadian spesifik atau episodic recall lebih besar dibanding perempuan. Ahli gizi sekaligus ilmuwan pangan Jennifer Pallian menjelaskan bahwa kemampuan ini sangat penting karena menjadi salah satu fungsi otak pertama yang terganggu pada penderita Alzheimer.
“Episodic recall sangat penting karena merupakan salah satu domain kognitif paling awal yang terpengaruh pada penyakit Alzheimer dan berkaitan erat dengan fungsi hippocampus,” ujar Pallian.
Para ahli menilai konsumsi sodium berlebihan dapat merusak pembuluh darah otak dan meningkatkan peradangan dalam tubuh. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aliran darah ke area hippocampus, yakni pusat memori otak.
Ahli neurologi Alexander Zubkov menyebut dampaknya memang tidak langsung terasa, tetapi bisa muncul perlahan seiring bertambahnya usia. “Faktor risiko pembuluh darah dan pola makan tinggi sodium dapat diam-diam memengaruhi penuaan otak jauh sebelum demensia muncul,” katanya.
Selain itu, tingginya tekanan darah akibat konsumsi garam berlebih juga diyakini dapat mempercepat penumpukan protein amyloid yang identik dengan penyakit Alzheimer.
Untuk mengurangi risiko tersebut, para ahli menyarankan masyarakat mulai membatasi makanan ultra-proses, makanan kemasan, serta lebih sering mengonsumsi bahan segar. Penggunaan rempah-rempah sebagai pengganti garam juga dinilai efektif menjaga cita rasa makanan tetap lezat tanpa membahayakan kesehatan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri merekomendasikan konsumsi sodium harian orang dewasa tidak lebih dari 2.000 miligram per hari.
0 Komentar
Garam Berlebih Bisa Picu Penurunan Daya Ingat Lebih Cepat, Pria Lansia Disebut Paling Rentan
Lari di Luar Ruangan saat Musim Dingin Ternyata Bisa Jaga Vitamin D, Ini Temuan Terbaru Peneliti
Diam-Diam Jadi Sarang Bakteri, Barang di Rumah Ini Harus Rutin Diganti demi Kesehatan
Rahasia Tetap Kuat di Usia 60 Tahun Terungkap, Ternyata Latihan Ini Jadi Kunci Awet Muda
Rahasia Makanan Fermentasi yang Lagi Viral, Ternyata Punya Manfaat Besar untuk Tubuh
Leave a comment