Sahabat.com - Tekanan darah tinggi selama ini identik dengan pola makan buruk, kurang olahraga, atau stres berlebihan. Namun ternyata, ada satu hormon yang diam-diam bisa memicu hipertensi tanpa disadari banyak orang, yakni aldosteron. Hormon yang diproduksi kelenjar adrenal di atas ginjal ini disebut para ahli berperan dalam sekitar 15 persen kasus tekanan darah tinggi.
Kardiolog pencegahan bersertifikat, Kardie Tobb, menjelaskan bahwa aldosteron memiliki tugas utama mengatur tekanan darah, kadar sodium, kalium, dan keseimbangan cairan dalam tubuh. “Aldosterone adalah hormon yang membantu tubuh menahan sodium dan air sekaligus membuang kalium,” ujarnya.
Masalah muncul ketika kadar aldosteron terlalu tinggi. Kondisi ini membuat tubuh menyimpan terlalu banyak cairan dan garam sehingga tekanan darah ikut meningkat. Menurut Dr. Tobb, dampaknya tidak hanya sebatas hipertensi. “Kadar aldosteron yang tinggi juga bisa merusak pembuluh darah, jantung, ginjal, bahkan meningkatkan risiko gagal jantung dan fibrilasi atrium,” katanya.
Tingginya hormon aldosteron bisa dipicu berbagai faktor, mulai dari tumor jinak pada kelenjar adrenal, sleep apnea, dehidrasi, penyakit hati, hingga konsumsi obat diuretik. Selain itu, obesitas, pola makan tinggi garam, dan stres kronis juga disebut dapat memperburuk kondisi ini.
Sayangnya, banyak orang tidak menyadari gejalanya karena aldosteron selama ini jarang diperiksa. Padahal, seseorang yang tekanan darahnya sulit turun meski sudah menjalani gaya hidup sehat disarankan mempertimbangkan tes hormon ini. Risiko juga lebih tinggi pada penderita hipertensi usia muda, memiliki riwayat stroke dalam keluarga, atau membutuhkan lebih dari tiga obat untuk mengontrol tekanan darah.
Untuk membantu menurunkan kadar aldosteron, Dr. Tobb menyarankan perubahan gaya hidup sederhana namun konsisten. Mengurangi asupan garam, tidur cukup, menangani sleep apnea, rutin olahraga, dan menjaga berat badan ideal menjadi langkah penting. “Penurunan berat badan dapat membantu memperbaiki keseimbangan hormon sekaligus mengontrol tekanan darah,” jelasnya.
Jika tekanan darah tinggi terus membandel, memeriksa hormon aldosteron bisa menjadi jawaban yang selama ini terlewatkan.
0 Komentar
Rahasia Waktu Sarapan Ini Bikin Gula Darah Lebih Stabil, Energi Auto Ngegas Seharian!
Minum Fish Oil Tiap Hari Bisa Turunkan Tekanan Darah? Ini Fakta yang Jarang Diketahui
Jangan Asal Pakai! Ini Cara Merawat Softlens yang Benar Agar Mata Tetap Sehat dan Bebas Iritasi
Makan Ayam dan Nasi Setiap Hari Bisa Bikin Metabolisme Lebih Optimal? Ini Penjelasan Ahli Gizi
7 Kebiasaan Sederhana agar Tulang Tetap Kuat di Usia 50 Tahun ke Atas, Jangan Tunggu Sampai Rapuh!
Hormon “Diam-Diam” Ini Bisa Jadi Penyebab Tekanan Darah Tinggi, Banyak Orang Tak Menyadarinya
Leave a comment