Pola Tidur Tidak Teratur Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

11 Mei 2026 17:29
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi seseorang tidur tidak teratur di malam hari dengan suasana gelap dan jam digital menunjukkan waktu larut, menggambarkan gangguan pola tidur yang berkaitan dengan kesehatan jantung.

Sahabat.com - Tidur yang tidak konsisten ternyata bukan hanya membuat tubuh terasa lelah, tetapi juga bisa berdampak serius pada kesehatan jantung. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association menemukan bahwa orang dengan pola tidur yang paling tidak teratur memiliki penumpukan plak lebih tinggi di pembuluh darah, yang dapat memicu serangan jantung hingga stroke. Para peneliti mengamati lebih dari 2.000 orang dewasa dan menemukan bahwa perbedaan durasi tidur lebih dari dua jam dalam seminggu sudah cukup meningkatkan risiko kesehatan jantung.

Dr. Jag Sunderram menjelaskan bahwa pola tidur yang berantakan sering kali mencerminkan gaya hidup tidak sehat lainnya, termasuk pola makan yang tidak teratur. Sementara itu, Dr. Kelsie Full menegaskan bahwa hubungan antara tidur dan penyakit jantung bersifat kompleks dan dipengaruhi banyak faktor. “Hubungan ini kemungkinan multifaktorial, dan tidur hanya salah satu bagian pentingnya,” ujarnya. Dr. Holly Andersen menambahkan bahwa tubuh manusia sangat menyukai keteraturan, terutama dalam jadwal tidur. “Tubuh suka jadwal yang konsisten,” katanya.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah, memicu kenaikan berat badan, hingga mengganggu kontrol gula darah. Semua kondisi tersebut berkontribusi pada risiko penyakit jantung. Dr. Thomas Boyden menambahkan bahwa kelelahan kronis akibat kurang tidur bisa membuat seseorang kurang aktif dan memilih makanan tidak sehat.

Meski begitu, Dr. Jim Liu mengingatkan bahwa belum ada kesimpulan pasti bahwa tidur tidak teratur secara langsung menyebabkan penyakit jantung, namun pola tidur yang stabil tetap disarankan untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment