Jangan Anggap Sepele! 6 Gejala Kanker Lambung yang Sering Dikira Masalah Maag Biasa

18 Mei 2026 17:23
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi wanita memegang perut akibat nyeri lambung yang berkepanjangan.

Sahabat.com - Kanker lambung memang bukan lagi jenis kanker paling umum, tetapi gejalanya sering tidak disadari karena mirip masalah pencernaan sehari-hari. Banyak orang menganggap keluhan seperti sakit perut, kembung, atau heartburn hanyalah efek pola makan yang berantakan, padahal kondisi tersebut bisa menjadi sinyal bahaya.

Kepala Divisi Onkologi Bedah Beth Israel Deaconess Medical Center Boston, Dr. Umut Sarpel, mengatakan kanker lambung pada tahap awal sering tidak menunjukkan gejala sama sekali. “Kita semua pasti pernah sakit perut, dan itu membuat banyak orang khawatir terkena kanker lambung. Padahal sebagian besar sakit perut bukan disebabkan kanker,” jelasnya.

Namun saat gejala mulai muncul, ada beberapa tanda yang tidak boleh diabaikan, di antaranya:

1. Muncul darah pada muntah atau feses
   
Darah pada tinja biasanya berwarna hitam pekat atau merah tua, sedangkan darah pada muntah dapat terlihat merah terang menyerupai ampas kopi. Kondisi ini wajib segera diperiksakan ke dokter.

2. Cepat kenyang meski baru makan sedikit
   
Menurut Dr. Sarpel, kondisi ini dikenal sebagai “early satiety”. “Jika rasa cepat kenyang terasa berbeda dari biasanya, jangan diabaikan,” ujarnya.

3. Nyeri perut yang terjadi terus-menerus
   
Tidak seperti sakit maag biasa yang hilang timbul, nyeri akibat kanker lambung cenderung menetap dalam waktu lama dan terasa mengganggu di area tengah perut.

4. Berat badan turun tanpa sebab jelas
   
Jika berat badan turun drastis padahal tidak sedang diet atau olahraga intens, kondisi ini perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda adanya gangguan serius pada tubuh.

5. Heartburn atau gangguan pencernaan yang sering kambuh
   
Keluhan seperti rasa panas di dada, mual, atau perut tidak nyaman yang terjadi terus-menerus sebaiknya tidak disepelekan.

6. Kembung, diare, atau sembelit berkepanjangan
   
Gangguan pencernaan yang muncul terus-menerus, terutama jika disertai faktor risiko seperti usia di atas 60 tahun, obesitas, riwayat merokok, atau pernah operasi lambung, perlu mendapat pemeriksaan medis lebih lanjut.

Deteksi dini menjadi langkah penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan kanker lambung. Karena itu, jangan ragu berkonsultasi ke dokter jika mengalami gejala yang terasa tidak biasa dan berlangsung lama.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment