Kebiasaan Sepele Ini Diam-Diam Bikin Daya Ingat Menurun Lebih Cepat, Pria Lansia Paling Berisiko

25 Mei 2026 12:12
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Dokter menunjukkan hasil pemindaian otak kepada pasien lansia saat konsultasi kesehatan memori.

Sahabat.com - Kebiasaan menambahkan garam berlebih pada makanan ternyata tidak hanya berdampak pada tekanan darah, tetapi juga bisa memicu penurunan daya ingat lebih cepat. Temuan ini terungkap dalam penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal *Neurobiology of Aging* setelah mengamati lebih dari 1.200 lansia di Australia selama enam tahun.

Penelitian tersebut menemukan bahwa pria lanjut usia dengan konsumsi garam tinggi mengalami penurunan kemampuan mengingat kejadian atau episodic recall lebih signifikan dibanding perempuan. Kemampuan ini merupakan salah satu fungsi otak pertama yang biasanya terganggu pada penderita Alzheimer.

Ahli gizi sekaligus ilmuwan pangan Jennifer Pallian menjelaskan bahwa episodic recall sangat berkaitan dengan fungsi hippocampus, yakni pusat memori di otak. “Episodic recall sangat penting karena menjadi salah satu domain kognitif pertama yang terdampak pada penyakit Alzheimer,” ujarnya.

Para peneliti mengungkap konsumsi sodium berlebihan dapat merusak pembuluh darah otak dan meningkatkan peradangan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu jalur memori hingga memicu penumpukan protein amyloid yang identik dengan Alzheimer.

Neurolog Alexander Zubkov juga menyebut garam berlebih dapat menghambat aliran darah ke area otak penting seperti hippocampus. “Faktor risiko pembuluh darah dan pola makan tinggi sodium diam-diam dapat membentuk penuaan otak jauh sebelum demensia muncul,” katanya.

Meski penelitian ini bersifat observasional dan belum membuktikan garam secara langsung menyebabkan penurunan memori, para ahli sepakat bahwa mengurangi asupan sodium menjadi langkah penting menjaga kesehatan otak, khususnya bagi pria berusia lanjut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri merekomendasikan konsumsi sodium tidak lebih dari 2.000 miligram per hari. Untuk menguranginya, masyarakat disarankan lebih banyak mengonsumsi makanan segar, membatasi makanan ultra-proses, serta mengganti garam dengan rempah-rempah alami sebagai penambah rasa.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment