Diet Sehat Bisa Perlambat Penuaan dan Penyakit Kronis pada Lansia, Ini Temuan Mengejutkan Peneliti Swedia

22 Mei 2026 15:38
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi lansia menjalani pola makan sehat dengan konsumsi sayur, buah, dan makanan bergizi seimbang.

Sahabat.com - Pola makan sehat ternyata bukan hanya membantu menjaga berat badan, tetapi juga dapat memperlambat munculnya berbagai penyakit kronis pada usia lanjut. Sebuah studi jangka panjang dari peneliti di Karolinska Institutet menemukan bahwa lansia yang menerapkan pola makan sehat memiliki risiko lebih rendah mengalami penumpukan penyakit kronis selama 15 tahun.

Penelitian yang melibatkan lebih dari 2.400 lansia di Stockholm, Swedia, menunjukkan bahwa pola makan seperti MIND Diet, Mediterranean Diet, dan Alternative Healthy Eating Index (AHEI) mampu memperlambat perkembangan penyakit yang berkaitan dengan jantung, otak, hingga kesehatan mental. Sebaliknya, pola makan tinggi makanan olahan, daging merah, minuman manis, dan karbohidrat olahan justru mempercepat munculnya penyakit kronis.

Para peneliti menyoroti kondisi “multimorbiditas”, yaitu saat seseorang mengalami dua atau lebih penyakit kronis secara bersamaan. Kondisi ini semakin umum terjadi seiring bertambahnya usia dan dapat memengaruhi kualitas hidup lansia.

“Hasil penelitian kami menunjukkan betapa pentingnya pola makan dalam memengaruhi perkembangan multimorbiditas pada populasi lanjut usia,” ujar peneliti utama Adrián Carballo-Casla.

Dalam penelitian tersebut, peserta yang paling disiplin menjalankan pola makan sehat tercatat mengalami rata-rata dua penyakit kronis lebih sedikit dibanding kelompok dengan pola makan buruk. Efek perlindungan terbesar terlihat pada penyakit kardiovaskular dan gangguan neuropsikiatri seperti penurunan fungsi otak serta depresi.

Peneliti juga menemukan bahwa pola makan sehat membantu menekan inflamasi atau peradangan kronis dalam tubuh. Kondisi inflamasi yang terus meningkat seiring usia diketahui berkaitan erat dengan penyakit jantung, diabetes, hingga demensia.

Makanan seperti sayuran hijau, buah beri, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan lemak sehat disebut memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan metabolisme dan fungsi otak. Sementara konsumsi makanan cepat saji dan minuman tinggi gula dalam jangka panjang dapat mempercepat proses penuaan tubuh.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa menerapkan pola hidup sehat tetap memberi manfaat besar meski dilakukan pada usia lanjut. Peneliti berharap hasil studi ini dapat menjadi dasar rekomendasi kesehatan global untuk membantu lansia hidup lebih sehat dan mandiri lebih lama.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment