Sahabat.com - Banyak orang langsung menghindari roti saat mulai khawatir dengan kadar gula darah. Padahal, ahli gizi justru menegaskan bahwa roti tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat, termasuk bagi penderita diabetes atau prediabetes. Kuncinya ada pada jenis roti yang dipilih dan cara mengonsumsinya.
Ahli gizi Samantha Peterson mengatakan masih banyak orang salah paham soal roti. Menurutnya, roti tidak otomatis buruk untuk gula darah. “Respons gula darah dipengaruhi banyak faktor, mulai dari jenis roti, tingkat proses pengolahan, porsi makan, hingga makanan pendampingnya,” jelas Peterson.
Roti dengan bahan dasar gandum utuh dan biji-bijian disebut menjadi pilihan terbaik karena kaya serat, protein, magnesium, dan nutrisi penting lainnya. Kandungan serat inilah yang membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah sehingga lonjakan gula darah bisa lebih terkendali.
Michelle Routhenstein, ahli diet kardiologi preventif, menyarankan memilih roti yang memiliki minimal tiga gram serat per lembar. Ia juga menegaskan bahwa roti dengan tekstur lebih padat biasanya lebih baik dibanding roti putih yang terlalu lembut dan ringan. “Roti dengan biji-bijian atau tekstur lebih chewy cenderung dicerna lebih lambat sehingga membantu rasa kenyang lebih lama,” ujarnya.
Beberapa jenis roti yang direkomendasikan ahli antara lain seeded whole grain bread, roti gandum sprouted, rye bread, hingga sourdough gandum utuh. Selain lebih ramah gula darah, roti jenis ini juga membantu pola makan terasa lebih mengenyangkan dan tidak membosankan.
Tak hanya memilih roti yang tepat, cara menikmatinya juga penting. Ahli menyarankan agar roti tidak dimakan sendirian. Kombinasikan dengan protein dan lemak sehat seperti telur, alpukat, selai kacang, tuna, ayam tanpa lemak, atau cottage cheese agar gula darah tetap stabil lebih lama.
Peterson juga mengingatkan pentingnya makan perlahan. “Makan terlalu cepat membuat sinyal kenyang dan pengaturan gula darah tubuh sulit mengikuti,” katanya. Kebiasaan sederhana seperti mengunyah lebih lama dan menikmati makanan tanpa terburu-buru ternyata bisa memberi dampak besar bagi tubuh.
Pada akhirnya, memilih roti sehat bukan berarti harus menyiksa diri. Selama dikonsumsi dengan bijak dan dipadukan pola makan seimbang, roti tetap bisa menjadi menu favorit tanpa rasa khawatir.
0 Komentar
Salad Restoran Bisa Lebih Tinggi Kalori dari Burger, Ini Kesalahan Diet yang Sering Terjadi
Sarapan Oatmeal Instan Ternyata Bisa Bikin Gula Darah Naik Drastis, Ahli Gizi Ungkap Faktanya
Rahasia Buah Kiwi yang Jarang Diketahui: Bantu Turunkan Berat Badan hingga Tidur Lebih Nyenyak
Minuman Kopi Viral Ini Ramai Diburu, Tapi Ahli Kesehatan Beri Peringatan
Leave a comment