Sahabat.com - Banyak orang masih menganggap autisme hanya terlihat dari perilaku tantrum, gerakan berulang, atau kesulitan bersosialisasi saat anak sudah besar. Padahal, tanda awal autisme sebenarnya bisa muncul jauh lebih dini dan sering kali luput dari perhatian orang tua.
Para peneliti menyebut kemampuan “social communication” atau komunikasi sosial sebagai salah satu indikator penting. Kemampuan ini mencakup cara bayi berinteraksi lewat senyuman, tatapan mata, suara, hingga gestur sederhana sebelum mereka bisa berbicara.
Salah satu tanda yang paling sering terlewat adalah bayi tidak memberikan senyum sosial saat usia enam bulan. Umumnya bayi akan tersenyum ketika melihat wajah orang tua atau mendengar suara yang familiar. Namun pada anak dengan autisme, senyum tersebut sering muncul tanpa respons terhadap orang lain.
Selain itu, bayi yang belum mulai mengoceh atau babbling hingga usia 12 bulan juga perlu mendapat perhatian. Penelitian menunjukkan bayi yang berkembang normal memiliki kemungkinan 17 kali lebih besar untuk mulai mengoceh dibanding anak yang kemudian didiagnosis autisme.
Tanda lain yang cukup umum adalah anak tidak merespons ketika namanya dipanggil. Orang tua biasanya mengira anak mengalami gangguan pendengaran, padahal mereka tetap bisa merespons suara lain seperti lagu favorit atau bunyi bungkus makanan.
Memasuki usia 18 bulan, anak umumnya mulai menunjuk benda yang menarik perhatian mereka, seperti pesawat atau hewan, untuk “berbagi” pengalaman dengan orang di sekitarnya. Anak dengan autisme cenderung jarang melakukan hal ini.
Kontak mata yang terbatas sejak bayi, gerakan tubuh berulang seperti mengepakkan tangan atau menggoyangkan tubuh, hingga tidak adanya permainan pura-pura juga termasuk sinyal penting yang perlu diwaspadai.
Menurut penulis artikel Cheryl Tierney, MD, MPH, tanda-tanda ini tidak selalu langsung memastikan seorang anak mengalami autisme. “Yang terpenting adalah melihat pola dan konsistensi dari beberapa tanda yang muncul bersamaan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa penanganan lebih awal dapat memberikan hasil perkembangan yang lebih baik bagi anak. Karena itu, orang tua disarankan segera berkonsultasi dengan dokter anak jika menemukan beberapa tanda tersebut.
0 Komentar
Makanan Anti Inflamasi yang Wajib Dikonsumsi, Bisa Bantu Tubuh Lebih Sehat dan Bertenaga
Pasta Gandum Utuh Ternyata Lebih Sehat? Ini Fakta yang Jarang Diketahui Pecinta Makanan Italia
Awas! Benda Sehari-hari di Rumah Ini Diam-diam Bisa Membahayakan Anjing dan Kucing Peliharaan
Segenggam Almond Tiap Hari Disebut Bisa Redakan Peradangan Tubuh, Ini Fakta Menariknya
Tanda Awal Autisme pada Anak yang Sering Tidak Disadari Orang Tua, Jangan Anggap Sepele!
Kebiasaan Sepele Ini Diam-Diam Bikin Daya Ingat Menurun Lebih Cepat, Pria Lansia Paling Berisiko
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Umur Lebih Panjang
Leave a comment