Sahabat.com - Sikat gigi merupakan benda yang digunakan setiap hari untuk menjaga kebersihan mulut. Namun, tahukah Anda bahwa alat sederhana ini juga bisa menjadi tempat menumpuknya bakteri, virus, hingga jamur jika tidak dirawat dengan benar? Meski begitu, para ahli menegaskan risiko tersebut umumnya tidak perlu dikhawatirkan oleh orang yang memiliki daya tahan tubuh sehat.
Dokter anak dari UCSF Benioff Children's Hospital, Dr. Jason Nagata, menjelaskan bahwa sikat gigi memang dapat terpapar kuman setelah digunakan saat sedang sakit. Namun, kemungkinan menyebabkan infeksi ulang tergolong kecil. "Sistem kekebalan tubuh biasanya sudah membentuk antibodi dan pertahanan lain yang mampu mengenali serta melawan virus atau bakteri yang sama setelah seseorang sembuh," ujarnya.
Meski demikian, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian lebih. Dr. Nagata menyarankan untuk mengganti sikat gigi setelah menyelesaikan pengobatan radang tenggorokan akibat bakteri streptokokus karena bakteri tersebut dapat bertahan selama beberapa hari di bulu sikat. Hal serupa juga berlaku pada infeksi jamur mulut dan herpes pada bibir.
Dokter gigi sekaligus prostodontis, Dr. Briar Voy, mengingatkan bahwa penyimpanan sikat gigi juga berperan penting. "Sikat gigi yang disimpan dalam wadah tertutup atau tetap lembap cenderung mempertahankan bakteri lebih lama," katanya. Ia juga menambahkan, "Saya lebih khawatir kuman menyebar ke anggota keluarga lain karena sikat gigi disimpan terlalu berdekatan."
Agar tetap higienis, para ahli menyarankan membilas sikat gigi di bawah air mengalir setelah digunakan, menyimpannya dalam posisi tegak hingga benar-benar kering, serta tidak menutup kepala sikat saat masih basah. American Dental Association juga merekomendasikan mengganti sikat gigi setiap tiga hingga empat bulan, atau lebih cepat jika bulu sikat sudah mekar, melengkung, atau mulai rusak.
0 Komentar
10 Negara Bagian AS dengan Usia Harapan Hidup Terpendek
Sikat Gigi Ternyata Bisa Jadi Sarang Kuman? Dokter Ungkap Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggantinya
Sering Minum Jus Buah Ini? Dokter Peringatkan Bisa Berbahaya jika Dikonsumsi Bersama Obat
Benarkah Obat Penurun Berat Badan Bisa Memperlambat Penuaan?
Jangan Liburan Tanpa 4 Barang Penting Ini
Leave a comment